Review Design Alinyemen Horizontal Dan Vertikal Jalan Lingkar Luar Pada Pembangunan Perkantoran Pemda Pesisir Barat Jalan Lintas Barat SumateraLuluk Addini Ardila / Dr. Rahayu Sulistryorini, S.T., M.T. / Teknik Sipil, 2024Jalan memiliki peran penting dalam meningkatkan ekonomi suatu daerah. Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat merencanakan pembangunan jalan lingkar luar pada kawasan perkantoran PEMDA yang merubah geometrik jalan lintas barat Sumatera. Jalan ini memiliki panjang rencana sebesar 1,126 km yang telah diren... |
Analisis Skilu pada Rel Lengkung No 14 KM 7+931-8+071 dan No 15 KM 8+137-8+253 di DIVRE IV Tanjung Karang (Studi Kasus Lintas Garuntang – Tanjung Karang)Satriya Fadhilah Akbar / Ir. Amelia Oktavia, S.T.,M.T.,IPM.,CST / Teknik Perkeretaapian, 2024Skilu adalah perbedaan pertinggian antara sisi rel sebelah kiri dan kanan rel setiap tiga meter atau enam bantalan. Wilayah Divre IV Tanjung Karang petak lintas Garuntang-Tanjung Karang merupakan salah satu wilayah operasional kereta api yang melayani pengangkutan batubara rangkaian panjang serta mu... |
DAMPAK DESTINASI WISATA LENGKUNG LANGIT 2 TERHADAP KONDISI SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT SEKITARNYANanda Rayhan / Asep Nurul Ajiid Mustofa S.T.,M.T. / Perencanaan Wilayah dan Kota, 2024Penelitian ini membahas dampak pengembangan destinasi wisata Lengkung Langit 2 terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat di sekitarnya. Lengkung Langit 2, yang terletak di Kelurahan Sumber Agung, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung, telah menjadi salah satu objek wisata unggulan sejak dires... |
Implementasi Fuzzy Logic pada Alat Asesmen Tulang Belakang untuk Deteksi Skoliosis, Kifosis, dan LordosisADELIA NURAINI / Rudi Setiawan, S.T., M.T. / Teknik Biomedis, 2025Tulang belakang merupakan struktur utama penopang tubuh manusia yang terdiri dari 33 vertebra, berfungsi untuk melindungi sumsum tulang belakang dan mendukung gerakan tubuh. Salah satu gangguan yang dapat terjadi pada tulang belakang ialah gangguan postur tubuh seperti skoliosis, kifosis, dan lordos... |
PEMERIKSAAN DAN PERAWATAN LENGKUNG JALAN REL NO 10 KM 5 + 986 SAMPAI 6 + 296 DAN NO 11 KM 6 + 930 SAMPAI 7 + 110 ANTARA STASIUN SUKAMENANTI - TANJUNG KARANGReki Pratama / Ir. Amelia Oktavia, S.T., M.T. IPM. / Teknik Perkeretaapian, 2025Perkeretaapian adalah sebuah sistem terpadu yang mencakup prasarana, peralatan, dan sumber daya manusia, serta norma, kriteria, persyaratan, dan prosedur yang diperlukan untuk operasional transportasi kereta api. Prasarana perekeretaaapian menjadi bagian yang sangat penting untuk mendukung keselamat... |
PENGARUH RADIUS LENGKUNG HORIZONTAL TERHADAP KEAUSAN REL (Studi Kasus: Tarahan-Tanjung Karang)ABDUL AZIZ AL-BANUR / Nurmagita Pamursari, S.T., M.T / Teknik Perkeretaapian, 2025Keausan rel merupakan salah satu permasalahan utama dalam operasional perkeretaapian yang dapat mempengaruhi keselamatan, kenyamanan, serta efisiensi pemeliharaan infrastruktur. Salah satu faktor dominan yang memengaruhi keausan rel adalah radius lengkung horizontal pada jalur kereta api. Penelitian... |
Analisis Keausan Dan Prediksi Usia Pakai Rel Pada Lengkung Fatmawati MRT JakartaPUAN MAHARANI / Ir. J.R.C Hosang,M.T. / Teknik Perkeretaapian, 2025Keausan (wear) merupakan proses pengikisan material pada permukaan rel akibat interaksi mekanis berulang antara roda dan rel yang menyebabkan terlepasnya partikel kecil dari kepala rel. Faktor penyebab utamanya meliputi gesekan, gaya sentrifugal, gaya lateral, passing tonase, kondisi lingkungan, kua... |
STUDI EKSPERIMEN PENGARUH VARIASI KETINGGIAN SUDU LENGKUNG TERHADAP KINERJA TURBIN VORTEX UNTUK PLTPHHARYONO PRABOWO / Putty Yunesti, S.T., M.Eng / Teknik Sistem Energi, 2026Penelitian ini menyajikan studi eksperimen mengenai pengaruh variasi ketinggian sudu berpenampang lengkung terhadap kinerja turbin vortex pada sistem Pembangkit Listrik Tenaga Pikohidro (PLTPH). Tiga variasi ketinggian sudu, yaitu 15 cm, 19 cm, dan 23 cm diuji untuk mengetahui respons terhadap perub... |
STUDI EKSPERIMEN PERBANDINGAN SUDU LENGKUNG DAN HYDROFOIL SUDU TERHADAP KINERJA DAN EFISIENSI TURBIN VORTEX UNTUK PLTPHADE SAPUTRA / Putty Yunesti, S.T., M.Eng / Teknik Sistem Energi, 2026Indonesia memiliki potensi besar dalam pemanfaatan energi air sebagai sumber energi terbarukan, terutama untuk Pembangkit Listrik Tenaga Pikohidro (PLTPH) yang cocok untuk daerah terpencil. Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk membandingkan perbedaan kecepatan putar dan efisiensi antara jenis S... |
EVALUASI KESESUAIAN GEOMETRI LENGKUNG HORIZONTAL DAN REKOMENDASI PERAWATAN JALANREL (STUDI KASUS: JALAN REL JALUR TUNGGAL KM1+986 S.D. KM 2+240 DI MEDAN)BETSAIDA EVIVANI PURBA / / Teknik Perkeretaapian, 2026Geometri lintasan pada jalan rel lengkung merupakan faktor penting yang memengaruhi keselamatan dan kenyamanan perjalanan kereta api. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi geometri lintasan pada Lengkung III Km 1+968–Km 2+240 lintas MDNB–BAP serta mengidentifikasi faktor-faktor... |
Pengaruh Ketidaksesuaian Geometri Lengkung Horizontal Terhadap Timbulnya Head Check (Studi Kasus: Lengkung Horizontal No 7 Km 4+675 - 4+987 Petak Sukamenanti -Garuntang).AHMAD IKHSAN FUADI / Ir. Febriyadi, S.T., M.T. / Teknik Perkeretaapian, 2026Defect (cacat) pada rel merupakan salah satu permasalahan utama pada konstruksi jalan rel, mengingat rel sebagai komponen struktur utama rentan mengalami kerusakan akibat kontak langsung dengan roda sarana. Salah satu jenis kerusakan yang umum terjadi adalah head check, yang timbul akibat kontak ant... |
ANALISIS PENGARUH GEOMETRI JALAN REL TERHADAP PERFORMA KECEPATAN KRL DI JALUR PETAK JAKARTA KOTA – TANJUNG PRIOKManggala Sakti / Ir. Febriyadi, S.T., M.T. / Teknik Perkeretaapian, 2026Lintas Jakarta Kota–Tanjung Priok merupakan salah satu lintas Kereta Rel Listrik (KRL) yang beroperasi di wilayah Daerah Operasi 1 Jakarta dengan panjang lintasan sekitar 8,115 km. Lintas ini memiliki karakteristik geometri jalan rel yang terdiri atas lintasan lurus, lengkung horizontal, d... |
KAJIAN EFEKTIVITAS REL R54 400 BHN TERHADAP UMUR LAYAN DIBANDINGKAN DENGAN REL R54 370 BHN PADA JALUR LENGKUNG HORIZONTAL (STUDI KASUS: DIVRE IV TANJUNG KARANG)ERDITA FITRI BINANDA / Ir. Febriyadi, S.T., M.T. / Teknik Perkeretaapian, 2026Keausan rel merupakan salah satu bentuk degradasi prasarana perkeretaapian yang terjadi akibat interaksi berulang antara roda dan rel selama operasional kereta api. Pada jalur lengkung, keausan rel cenderung lebih tinggi karena adanya gaya lateral yang bekerja pada sisi kepala rel. Di wilayah Divre ... |