ANALISIS PENGARUH RADIUS KECIL TERHADAP KEAUSAN REL DI LENGKUNG HORIZONTAL (STUDI KASUS: LRT JABODEBEK LINTAS CAWANG - DUKUH ATAS)
Lengkung horizontal dengan radius kecil dapat meningkatkan interaksi lateral roda dan rel sehingga berpotensi mempercepat keausan rel. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh radius kecil terhadap keausan rel, mengevaluasi kondisi geometri lengkung, serta mengestimasi usia pakai rel pada LRT Jabodebek Lintas Cawang–Dukuh Atas. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif pada tiga sampel, yaitu Line 2 Track 2 dengan radius 90 m, Line 2 Track 24 dengan radius 111 m, dan Line 2 Track 40 dengan radius 90 m. Analisis meliputi kondisi geometri, gaya sentrifugal, keausan rel, regresi linier sederhana, serta estimasi usia pakai rel. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata keausan masing-masing sebesar 5,01 mm, 4,12 mm, dan 4,98 mm. Pemeriksaan geometri menunjukkan beberapa titik belum memenuhi standar atau toleransi yang digunakan. Hasil regresi menunjukkan radius memberikan kontribusi sebesar 73,39% terhadap variasi keausan rel, sedangkan 26,61% dipengaruhi faktor lain. Estimasi berdasarkan kondisi keausan aktual menghasilkan usia pakai 5 tahun 9 bulan, 7 tahun 3 bulan, dan 5 tahun 10 bulan. Hasil penelitian dapat menjadi dasar evaluasi dan pemeliharaan rel pada lengkung horizontal LRT JABODEBEK.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2609230085
Keyword
radius lengkung rel geometri horizontal