Analisis Keausan Blok Rem Pada Gerbong KKBW 50 Ton Berdasarkan Jarak Tempuh OperasionalTiara Dwi Oktavia / Ir. Sjahedi Junardiono, M.M. / Teknik Perkeretaapian, 2025Gerbong KKBW 50 Ton digunakan untuk mengangkut batu bara dengan kapasitas besar dan jarak tempuh jauh. Keselamatan operasionalnya bergantung pada sistem pengereman, terutama blok rem komposit yang mengalami keausan akibat gesekan berulang selama perjalanan. Penelitian ini menganalisis keausan blok r... |
Perencanaan Sistem Pengelolaan Suku Cadang pada Proses Maintenance Gerbong Terbuka KKBW 50 Ton di Balai Yasa Lahat dengan Metode Material Requirement PlanningAdinda Thalia Salsabela / Ir. Sjahedi Junardiono, M.M. / Teknik Perkeretaapian, 2025Kereta api angkutan barang, khususnya Gerbong Terbuka (KKBW) 50 ton, memegang peranan vital dalam distribusi batu bara di wilayah Sumatera Selatan dan Lampung. Keandalan operasionalnya bergantung pada perawatan berkala di Balai Yasa Lahat, yang seringkali terhambat oleh inefisiensi pengelolaan suku ... |
PENERAPAN METODE RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE (RCM) PADA PERAWATAN GERBONG BATUBARA RJS 27RINDANG SEKAR LESTARI / Nurmagita Pamursari, S.T., M.T / Teknik Perkeretaapian, 2025Gerbong batubara RJS 27 memiliki peran penting dalam distribusi batubara, namun sering mengalami gangguan pada komponen kritis seperti roda, bearing, coupler, dan sistem pengereman. Penelitian ini menerapkan metode Reliability Centered Maintenance (RCM) untuk menganalisis fungsi, mode kegagalan, ser... |
Pemeriksaan Gangguan Pada Hasil Perawatan Sistem Pengereman Gerbong Terbuka 50 Ton dengan Metode Failure Mode Effect and Critical Analysis (FMECA)Zara Saila Kasmin / Ir. Sjahedi Junardiono, M.M. / Teknik Perkeretaapian, 2025Sistem pengereman pada gerbong terbuka 50 ton masih mengalami gangguan meskipun telah dilakukan perawatan rutin. Masalah yang sering muncul antara lain kebocoran udara, penurunan daya pengereman, dan korosi pada komponen, yang dapat menurunkan kinerja sistem serta meningkatkan risiko kecelakaan. Pen... |
Analisis Kerusakan Komponen Pada Rangka Atas Gerbong Datar 54 Ton Dengan Pendekatan Failure Mode And Effect Analysis (FMEA) Di Balai Yasa Lahat Unit RejosariHafidz Muhammad Ridwan / Yanto Yulianto, S.T, M.T, IPM / Teknik Perkeretaapian, 2025Penelitian ini menganalisis risiko kerusakan pada komponen rangka atas gerbong datar 54 ton menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) serta menghitung tingkat keandalan (reliability) komponen. Penelitian dilakukan di Balai Yasa Lahat Unit Rejosari dengan pendekatan deskriptif kuanti... |
ANALISIS HUBUNGAN KEAUSAN RODA TERHADAP POTENSI ANJLOKAN PADA GERBONG KKBW 50 TONRICHARD PIRNANDA / Siti Maulidina, M.Eng. / Teknik Perkeretaapian, 2026Keausan roda dapat memengaruhi keselamatan operasional kereta api karena berpotensi mengubah profil roda dan meningkatkan risiko anjlokan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan keausan roda terhadap potensi anjlokan pada gerbong terbuka KKBW 50 ton serta memprediksi kebutuhan perawatan berd... |
ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA SISTEM PENGEREMAN BERBASIS EMPTY LOAD DEVICE UNTUK MENGURANGI RESIKO OVER-BRAKING PADA GERBONG KOSONGWahyu Nugroho / Siti Maulidina, M.Eng. / Teknik Perkeretaapian, 2026Sistem pengereman merupakan salah satu komponen penting dalam menjamin keselamatan operasional kereta api, khususnya pada angkutan batubara yang memiliki variasi kondisi muatan. Pada gerbong kosong, penggunaan gaya pengereman yang terlalu besar dapat menyebabkan over-braking, wheel slide, keausan ro... |
MODIFIKASI FRICTION WEDGE PADA GERBONG BATU BARA DIVRE IV PROVINSI LAMPUNG (STUDI KASUS BOGIE BARBER BAOTOU CHINA)Muhammad Abdillah / Ir. Nurwanda Sari, S.T., M.T / Teknik Perkeretaapian, 2026Peredam gesekan (Friction wedge) merupakan komponen pada sistem suspensi Bogie Barber yang berfungsi menghasilkan gaya gesek untuk membantu meredam getaran pada gerbong barang. Dalam pengoperasian gerbong batu bara, pembebanan dan kontak berulang dapat menyebabkan keausan pada komponen tersebut. Pen... |
Analisis Kegagalan Pegas Penyangga Boffer Pada Gerbong Datar 54 Ton Menggunakan Metode Failure Mode Effect And Critical Analysis (FMECA) Dan Pengujian Komposisi Material: Studi Kasus UPT Balai Yasa Lahat Unit RejosariOktaviani / Ir. Muhammad Fahmi Arsyad S.T., M.M.S.I / Teknik Perkeretaapian, 2026Pegas penyangga boffer merupakan komponen pada GD 54 Ton yang berfungsi meredam gaya tarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kegagalan, menentukan tingkat kritikalitas dengan metode FMECA, pengujian dengan XRF, menghitung jarak operasi dengan MDTF, dan memberikan rekomendasi perawat... |