Analisis Penerapan Sanitation Standard Operating Procedures (SSOP) dan Good Manufacturing Practices (GMP) Proses Produksi Roti di UMKM Adela Bakery
UMKM Adela Bakery merupakan usaha produksi roti yang perlu menerapkan sistem keamanan pangan untuk menjamin mutu dan keamanan produk. Hasil observasi awal menunjukkan terdapat beberapa ketidaksesuaian, seperti praktik higiene karyawan yang belum optimal, program sanitasi yang belum terdokumentasi dengan baik serta kondisi fasilitas dan peralatan produksi yang berpotensi menimbulkan kontaminasi. Kondisi tersebut dapat memengaruhi keamanan pangan dan kualitas produk roti yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi penerapan SSOP dan GMP, serta menyusun rekomendasi perbaikan yang terarah pada UMKM Adela Bakery. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain deskriptif yang dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk memperoleh data mengenai penerapan SSOP dan GMP pada UMKM Adela Bakery. Data SSOP dianalisis menggunakan persentase tingkat kesesuaian berdasarkan delapan kunci SSOP, sedangkan data GMP dianalisis berdasarkan klasifikasi ketidaksesuaian BPOM. Prioritas perbaikan GMP selanjutnya ditentukan memakai metode Simple Additive Weighting (SAW) untuk memprioritaskan berbagai ketidaksesuaian yang ditemukan. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kesesuaian SSOP sebesar 43,33% yang termasuk kategori sangat membutuhkan perbaikan. Evaluasi GMP menunjukkan 12 penyimpangan mayor, 14 penyimpangan serius, dan 1 penyimpangan kritis sehingga termasuk Level IV. Prioritas perbaikan GMP meliputi higiene dan perilaku karyawan (0,96), peralatan produksi dan pemeliharaannya (0,90), serta program sanitasi, pengendalian hama, dan dokumentasi (0,80).
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2607230033
Keyword
GMP Keamanan Pangan Roti SAW SSOP