Evaluasi Program DESTANA (Desa Tangguh Bencana) di Desa Banding Kecamatan Raja Basa Lampung SelatanRommy Kahfi / Yudha Rahman, S.T., M.T / Perencanaan Wilayah dan Kota, 2025Kondisi geografis Indonesia yang rawan terhadap bencana alam, karena letaknya yang berada di antara tiga lempeng tektonik utama. Kondisi ini menjadikan Indonesia memiliki potensi tinggi terhadap berbagai bencana alam. Salah satu wilayah yang menerapkan program Desa Tangguh Bencana (DESTANA) adalah D... |
Evaluasi Program Desa Tangguh Bencana (DESTANA) di Desa Pauh Barat, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota PariamanNada Syafira / Yudha Rahman, S.T., M.T / Perencanaan Wilayah dan Kota, 2025Indonesia merupakan negara dengan tingkat kerentanan bencana yang tinggi karena letaknya pada kawasan Cincin Api Pasifik. Salah satu upaya pemerintah dalam pengurangan risiko bencana adalah melalui program Desa Tangguh Bencana (DESTANA). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi progr... |
Strategi Peningkatan Kesiapsiagaan Masyarakat Terhadap Bencana Banjir Lahar Dingin Berdasarkan Konsep Community Based Disaster Risk Reduction Di Desa Sukatendel Kabupaten KaroSilvana Indah Sari Br Sitanggang / Yudha Rahman, S.T., M.T / Perencanaan Wilayah dan Kota, 2025Penelitian ini berfokus pada strategi peningkatan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana banjir lahar dingin di Desa Sukatendel, Kabupaten Karo, melalui konsep Pengurangan Risiko Bencana Berbasis Masyarakat (CBDRR). Terlepas dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kesadaran tentang risiko... |
Identifikasi Risiko Bencana Tsunami bagi Penyandang Disabilitas (Studi Kasus: SLB Negeri Pesisir Barat)NOVI YANTI MANALU / Ir. Harkunti Pertiwi Rahayu, Ph.D. / Perencanaan Wilayah dan Kota, 2026SLB Negeri Pesisir Barat berlokasi sekitar 1 kilometer dari pantai Samudera Hindia dan melayani 38 siswa dengan beragam ketunaan. Kawasan ini terancam oleh potensi gempa megathrust Selat Sunda berkekuatan M 8,7, dengan golden time evakuasi yang sangat terbatas, yakni hanya 20 menit. Penelitian ini b... |
Arahan Mitigasi Bencana Tsunami Dalam Mendukung Pariwisata Tangguh Bencana di Krui, Kabupaten Pesisir BaratTsaquva Mutiara Pratiwi / Yudha Rahman, S.T., M.T / Perencanaan Wilayah dan Kota, 2026Kawasan pariwisata Labuhan Jukung, Krui, Kabupaten Pesisir Barat merupakan destinasi wisata unggulan yang dikenal sebagai lokasi surfing kelas dunia dengan jumlah kunjungan wisatawan mencapai 87.751 orang pada tahun 2025. Di balik potensi tersebut, kawasan ini menghadapi ancaman serius bencana t... |
Identifikasi Risiko Bencana Tsunami Bagi Penyandang Disabilitas (Studi Kasus: SLB Negeri Pesisir Barat)NOVI YANTI MANALU / Ir. Harkunti Pertiwi Rahayu, Ph.D. / Perencanaan Wilayah dan Kota, 2026SLB Negeri Pesisir Barat berlokasi sekitar 1 kilometer dari pantai Samudera Hindia dan melayani 38 siswa dengan beragam ketunaan. Kawasan ini terancam oleh potensi gempa megathrust Selat Sunda berkekuatan M 8,7, dengan golden time evakuasi yang sangat terbatas, yakni hanya 20 menit. Penelitian ini b... |
Perancangan Board Game sebagai Media Edukasi Mitigasi Tsunami di Pesisir Lampung SelatanMUHAMMAD NABIEL NUGRAHA / Candra Prayogi, S.Ds., M.Ds. / Desain Komunikasi Visual, 2026Lampung Selatan merupakan wilayah pesisir yang memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap tsunami, namun pemahaman remaja mengenai mitigasi bencana masih terbatas. Metode edukasi konvensional dinilai kurang efektif dalam menarik minat generasi muda yang lebih dekat dengan media interaktif. ... |
Kajian Ketangguhan Sekolah Pesisir Terhadap Tsunami Berbasis Pengurangan Risiko Bencana SDN 1 Kunjir RajabasaEVA DWI ANANDA / Prof. Ir. Harkunti Pertiwi Rahayu, Ph.D. / Perencanaan Wilayah dan Kota, 2026SDN 1 Kunjir merupakan sekolah pesisir di Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, yang memiliki paparan tinggi terhadap ancaman tsunami karena berada dekat dengan garis pantai Selat Sunda dan pernah terdampak tsunami tahun 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat ketang... |