Kajian Ketangguhan Sekolah Pesisir Terhadap Tsunami Berbasis Pengurangan Risiko Bencana SDN 1 Kunjir Rajabasa
SDN 1 Kunjir merupakan sekolah pesisir di Kecamatan Rajabasa,
Kabupaten Lampung Selatan, yang memiliki paparan tinggi terhadap
ancaman tsunami karena berada dekat dengan garis pantai Selat Sunda
dan pernah terdampak tsunami tahun 2018. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui tingkat ketangguhan SDN 1 Kunjir sebagai sekolah
pesisir dalam menghadapi ancaman tsunami berbasis Pengurangan
Risiko Bencana (PRB). Penelitian ini menggunakan pendekatan
campuran (mixed methods) dengan metode deskriptif. Data diperoleh
melalui observasi, kuesioner, wawancara, data spasial, data
administrasi sekolah, serta dokumen kebencanaan terkait. Analisis
dilakukan melalui analisis spasial berbasis Sistem Informasi Geografis
(SIG), analisis indeks kerentanan, analisis indeks kesiapsiagaan, dan
sintesis deskriptif untuk menentukan tingkat ketangguhan sekolah.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa SDN 1 Kunjir berada pada
kawasan dengan bahaya tsunami tinggi karena berjarak sekitar ±100
meter dari garis pantai dan berada pada elevasi sekitar ±5 mdpl. Paparan
sekolah meliputi 93 warga sekolah yang terdiri atas 82 siswa serta 11
kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan. Nilai indeks kerentanan
sekolah sebesar 0,335 termasuk dalam kategori sedang, sedangkan
indeks kesiapsiagaan sebesar 79,90 termasuk dalam kategori siap.
Berdasarkan sintesis antara bahaya tsunami, kerentanan sekolah, dan
kapasitas sekolah, tingkat ketangguhan SDN 1 Kunjir diklasifikasikan
dalam kategori sedang. Oleh karena itu, diperlukan penguatan melalui
penetapan jalur evakuasi menuju area yang lebih tinggi, penyusunan
SOP evakuasi tsunami, pembentukan tim siaga bencana sekolah,
pelaksanaan simulasi secara berkala, penguatan pendidikan
kebencanaan, serta peningkatan koordinasi dengan pihak terkait.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606290100
Keyword
Ketangguhan Sekolah Sekolah Pesisir Tsunami Pengurangan Risiko Bencana Kesiapsiagaan