Pra Rancangan Pabrik Asam Laktat dari Molasse dengan Kapasitas 15.000 Ton/Tahun
Asam laktat (C₃H₆O₃) senyawa organik yang banyak digunakan
pada industri pangan, farmasi, kosmetik, tekstil, dan polimer,
sementara kebutuhan dalam negeri hingga saat ini masih dipenuhi
melalui impor. Tugas akhir ini bertujuan merancang pabrik asam
laktat
untuk
memenuhi kebutuhan domestik sekaligus
memanfaatkan molase sebagai bahan baku yang tersedia melimpah
di Indonesia. Perancangan dibatasi pada pabrik berkapasitas
15.000 ton/tahun yang berlokasi di Kabupaten Lampung Tengah,
Provinsi Lampung, dengan proses produksi menggunakan
fermentasi oleh Lactobacillus delbrueckii pada suhu 37 °C dan
tekanan 1 atm. Produk utama yang dihasilkan adalah asam laktat
dengan gipsum sebagai produk samping, sedangkan kebutuhan
utilitas meliputi penyediaan air, steam, listrik, bahan bakar, udara
tekan, dan pengolahan limbah. Hasil evaluasi menunjukkan nilai
ROI setelah pajak sebesar 53,99%, POT 2,14 tahun, BEP 44,36%,
SDP 12,96%, NPV sebesar Rp 854.200.641.379,74, dan IRR
sebesar 25,03%. Berdasarkan hasil tersebut, pabrik asam laktat
yang dirancang dinyatakan layak untuk didirikan serta berpotensi
mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor asam laktat.
Kata kunci: asam laktat, molase, fermentasi, Lactobacillus
delbrueckii, evaluasi ekonomi.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2608260047
Keyword
Asam Laktat Molase Fermentasi Lactobacillus delbrueckii Evaluasi Ekonomi