Indonesia merupakan salah satu produsen perikanan tangkap terbesar dengan Lampung Timur sebagai penghasil utama ikan ekor kuning (Caesio cuning) dengan kandungan protein 19 g. Meskipun kaya akan protein, ikan yang mengalami kemunduran mutu dan tidak layak konsumsi tetap dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan pepton. Pepton adalah senyawa hasil hidrolisis parsial dari protein. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi konsentrasi enzim papain terhadap karakteristik pepton cair yang dihasilkan, menentukan karakteristik kimia pepton ikan ekor kuning serta mengaplikasikan pepton cair ikan ekor kuning sebagai medium pertumbuhan bakteri untuk dibandingkan dengan pepton komersil. Proses hidrolisis protein dilakukan dengan variasi konsentrasi enzim papain 0%; 2%; 3%; 4