PENGARUH AKTIVASI KARBON TEMPURUNG KELAPA DENGAN ZnCl2 TERHADAP KEMAMPUAN ADSORPSI
ZAT WARNA RHODAMIN B
Peningkatan aktivitas industri seperti tekstil, kosmetik, farmasi, dan makanan meningkatkan pencemaran limbah cair yang mengandung zat warna sintesis Rhodamin B yang bersifat toksik, karsinogenik, dan sulit terurai. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh aktivasi karbon tempurung kelapa menggunakan ZnCl₂ terhadap kemampuan adsorpsi Rhodamin B. Aktivasi dilakukan secara kimia dengan larutan ZnCl₂ 40% (rasio 1:2) dan karbonisasi pada 400°C selama 1 jam. Karbon tanpa aktivasi dan karbon teraktivasi diuji sifat fisiknya serta diaplikasikan sebagai adsorben dengan variasi waktu kontak, pH, dan konsentrasi. Analisis kinetika dilakukan menggunakan model pseudo-orde satu dan dua, sedangkan isoterm adsorpsi menggunakan model Langmuir dan Freundlich. Karakterisasi gugus fungsi dilakukan menggunakan FTIR, sementara konsentrasi Rhodamin B dianalisis dengan spektrofotometer UV-Vis pada 553 nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivasi ZnCl₂ menurunkan kadar air, abu, dan uap serta meningkatkan kinerja adsorpsi karbon. Karbon teraktivasi ZnCl₂ memiliki kapasitas adsorpsi maksimum 131,86 mg/g pada waktu kontak 15 menit, pH 6, dan konsentrasi 150 ppm, sedangkan karbon tanpa aktivasi mencapai 99,09 mg/g. Kinetika adsorpsi karbon tanpa aktivasi mengikuti model pseudo-orde satu, sedangkan karbon teraktivasi mengikuti pseudo-orde dua, dan kedua adsorben cenderung mengikuti isoterm Langmuir. Hasil FTIR menunjukkan adanya gugus C–H, C≡C, dan CO2, serta pergeseran bilangan gelombang setelah adsorpsi Rhodamin B yang mengindikasikan terjadinya interaksi antara adsorben dan adsorbat.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2603040008
Keyword
FTIR Isotherm ZnCl2 Rhodamin B Kinetika UV-Vis