Prarancangan Pabrik Dimetil Ftalat dari Ftalat Anhidrida dan Metanol Menggunakan Proses Esterifikasi dengan Kapasitas 7.000 Ton/Tahun
Dimetil ftalat merupakan senyawa ester yang banyak dimanfaatkan
sebagai plasticizer, pelarut, dan bahan baku produk kimia lainnya.
Kebutuhan dimetil ftalat di Indonesia masih bergantung terhadap
produk impor. Oleh karena itu, diperlukan pembangunan pabrik dimetil
ftalat untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri dan mendukung
perkembangan industri kimia nasional. Prarancangan pabrik ini
bertujuan untuk memproduksi dimetil ftalat dengan kapasitas 7.000
ton/tahun yang akan dibangun di kawasan industri Gresik, Provinsi
Jawa Timur. Proses produksi menggunakan metode esterifikasi antara
ftalat anhidrida dan metanol dengan katalis asam sulfat pada suhu
130°C dengan konversi reaksi 99% di dalam reaktor alir tangki
berpengaduk. Unit utilitas pabrik meliputi kebutuhan air, steam, listrik,
bahan bakar, dan udara tekan. Hasil evaluasi ekonomi meliputi Return
on Investment (ROI) setelah pajak sebesar 33,32%, Payback Period
(PBP) selama 4,62 tahun, Break Even Point (BEP) sebesar 56,98%,
Shut Down Point (SDP) 32,52%, dan Internal Rate of Return (IRR)
17,47%. Berdasarkan evaluasi teknis dan ekonomi, pabrik dimetil ftalat
ini layak untuk didirikan.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2609280034
Keyword
Dimetil ftalat, Esterifikasi, Ftalat anhidrida, Ki