Coupler rotary merupakan komponen penting pada gerbong terbuka 50 Ton yang digunakan untuk proses pembongkaran muatan batubara menggunakan Rotary Car Dumper (RCD) tanpa melepaskan rangkaian gerbong. Permasalahan yang sering terjadi adalah coupler rotary tidak kembali ke posisi semula setelah proses rotasi sehingga berpotensi mengganggu kelancaran operasional dan meningkatkan risiko kerusakan pada rangkaian gerbong. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab tidak kembalinya coupler rotary ke posisi semula, menganalisis proses perawatannya, serta menghitung kemampuan coupler rotary saat menerima beban pada proses pembongkaran menggunakan Rotary Car Dumper.