Fabrikasi Transdermal Patch Berbasis Kitosan/Pektin/Alginat dengan Nanopartikel Perak yang Disintesis dengan Ekstrak Daun Eucalyptus pellita untuk Luka Terbuka
Luka kronis memerlukan solusi yang efektif dan perlindungan antimikroba untuk mendukung proses penyembuhan luka yang optimal. Penelitian ini bertujuan mengembangkan transdermal patch berbasis kitosan/pektin/alginat dengan nanopartikel perak (AgNP) hasil sintesis menggunakan ekstrak daun Eucalyptus pellita sebagai pembalut luka antibakteri dan pelepasan zat aktif terkontrol. Ekstrak diperoleh melalui metode infusa yang dilanjutkan dengan proses penguapan dan menghasilkan rendeman sebesar 31 persen dan menunjukkan hasil positif terhadap senyawa flavonoid dan fenolik. Biosintesis AgNP terdeteksi pada panjang gelombang maksimum 445 nm dengan nilai absorbansi 0,640. Hasil menunjukkan transdermal patch memenuhi standar mutu fisik dan mekanik yang baik, dapat dilihat dari keseragaman bobot yang baik, ketebalan sekitar 0,18 mm, pH fisiologis 6,20 - 6,43, serta daya lipat >300 kali. Analisis FTIR mengkonfirmasi keberadaan gugus fungsi polimer dan senyawa aktif. Uji swelling meningkat hingga menit ke-90 437,94 ± 4,71%, dengan profil pelepasan zat aktif nanopartikel perak maksimum 4,23% di menit ke-90. Patch dengan kandungan AgNP 8ml menghasilkan zona hambat 24,44 ± 0,41 mm, lebih besar dibandingkan patch tanpa AgNP 10,27 ± 0,04 mm. Analisis ANOVA menunjukkan perbedaan yang signifikan antar perlakuan (p<0,05). Hasil ini menunjukan bahwa transdermal patch dengan kandungan nanopartikel perak memiliki kelayakan fisik, pelepasan zat terkontrol serta potensi antibakteri sebagai alternatif pembalut luka terbuka.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2609250018
Keyword
Alginat Ekstrak Daun Eucalyptus pellita Kitosan Nanopartikel perak Pektin Transdermal patch