(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Analisis Biodegradabilitas, Gugus Fungsi dan Stabilitas Termal Biodegradable Foam Berbasis Pati Limbah Kentang (Solanum tuberosum L.) Dengan Penambahan Serat Jerami Padi (Oryza sativa)


Peningkatan penggunaan Styrofoam sebagai kemasan sekali pakai menimbulkan permasalahan lingkungan karena sulit terurai secara alami. Penelitian ini bertujuan menganalisis biodegradabilitas, gugus fungsi, dan stabilitas termal biodegradable foam berbasis pati limbah kentang (Solanum tuberosum L.) dengan penambahan serat jerami padi (Oryza sativa). Biodegradable foam dibuat menggunakan metode thermopressing dengan lima formulasi, yaitu F1 (190 g pati, 10 g serat), F2 (185 g pati, 15 g serat), F3 (175 g pati, 25 g serat), F4 (165 g pati, 35 g serat), dan F5 (150 g pati, 50 g serat), dengan penambahan PVA 15 persen dan magnesium stearat 5 persen. Pengujian meliputi biodegradabilitas menggunakan metode soil burial selama 40 hari, analisis gugus fungsi menggunakan FTIR, dan stabilitas termal menggunakan TGA. Hasil menunjukkan F1 memiliki biodegradabilitas tertinggi sebesar 75,63 persen. Estimasi waktu terdegradasi sempurna F1 hingga F5 berturut-turut adalah 53, 62, 71, 74, dan 79 hari. Analisis FTIR menunjukkan keberadaan gugus O–H, C–H alkana, C=O, C–O, dan C–H aromatik tanpa terbentuk gugus fungsi baru setelah biodegradasi. Analisis TGA menunjukkan F5 memiliki stabilitas termal terbaik dengan Tonset 351,23°C dan Tmax 550,53°C, Kehilangan massa 97,28 persen. Penambahan serat jerami padi memperlambat biodegradasi, tetapi meningkatkan stabilitas termal biodegradable foam sehingga berpotensi sebagai alternatif kemasan yang lebih ramah lingkungan.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2609190028

Keyword
Biodegradable foam pati limbah kentang serat jerami padi biodegradabilitas FTIR TGA