Analisis Risiko Portofolio Optimal Saham IDX80 Menggunakan Metode Value at Risk (VaR) dan Expected Shortfall (ES) dengan Pendekatan EWMA
Pertumbuhan pasar modal di Indonesia yang ditandai meningkatnya
jumlah investor menunjukkan tingginya minat terhadap investasi
saham. Fluktuasi harga saham meningkatkan risiko sehingga
diperlukan pembentukan portofolio optimal. Penelitian ini bertujuan
menganalisis portofolio optimal saham IDX80 menggunakan metode
Markowitz serta mengestimasi risiko dengan Value at Risk (VaR) dan
Expected Shortfall (ES) berbasis EWMA. Data yang digunakan berupa
harga penutupan harian saham periode 2 Februari–30 April 2026. Hasil
penelitian menunjukkan portofolio optimal terdiri atas 30 saham
dengan expected return portofolio sebesar 0,00336 dan standar deviasi
portofolio sebesar 0,01019. Estimasi VaR berkisar antara Rp1.411.325
hingga Rp13.849.173, sedangkan estimasi ES berkisar antara
Rp2.056.836 hingga Rp15.937.571, dengan nilai keduanya meningkat
seiring kenaikan confidence level dan holding period. Hasil backtesting
menggunakan Uji Kupiec menunjukkan model VaR valid pada enam
dari sembilan kombinasi pengujian, sedangkan model ES valid pada
lima dari sembilan kombinasi pengujian, terutama pada confidence
level yang lebih tinggi. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pendekatan
Markowitz, VaR, dan ES berbasis EWMA mampu memberikan
portofolio optimal sekaligus estimasi risiko yang dapat mendukung
pengambilan keputusan investasi.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2609010023
Keyword
Expected Shortfall Exponentially Weighted Moving Average IDX80 Markowitz Value at Risk