OPTIMASI BIOPROSES PRODUKSI AMILASE DARI Bacillus amyloliquefaciens T1 MENGGUNAKAN MEDIA MOLASE DAN UREA UNTUK DESIZING TEKSTIL
Desizing fermentatif menggunakan enzim amilase, menjadi alternatif yang lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan metode konvensional (desizing asam) yang dapat merusak struktur kain dan menghasilkan limbah berbahaya. Penelitian ini menguji kemampuan Bacillus amyloliquefaciens T1 dalam memproduksi enzim amilase pada media molase dan urea, menentukan komposisi media yang optimal, serta menguji efektivitas enzim amilase yang dihasilkan dalam media fermentasi pada proses desizing kain tetoron rayon. Uji kualitatif aktivitas amilolitik dilakukan pada tiga konsentrasi tapioka (0,1%; 0,5%; 1%) sedangkan optimasi aktivitas enzim secara kuantitatif dilakukan pada tiga konsentrasi molase (0,25%; 0,5%; 0,75%) dengan konsentrasi tapioka hasil uji kualitatif dan urea 0,005% selama fermentasi 72 jam. Hasil uji kualitatif menunjukkan konsentrasi tapioka 0,5% memberikan indeks amilolitik tertinggi (6,12). Optimasi kuantitatif menunjukkan media dengan konsentrasi molase 0,25% mampu menghasilkan kadar gula pereduksi dan aktivitas enzim amilase tertinggi pada fermentasi 48 jam, yaitu sebesar 0,04131 mg/mL dan 0,00382 U/mL. Aplikasi desizing fermentatif menggunakan media molase 0,25% menghasilkan persentase weight loss tertinggi sebesar 10,05% pada fermentasi 48 jam, yang nilainya mendekati dengan K(+) HCl 5N pada waktu fermentasi 48 jam (9,782%) dan didukung hasil uji TEGEWA yang menunjukkan penurunan residu pati pada kain tetoron rayon. Hasil ini menunjukkan Bacillus amyloliquefaciens T1 dapat memproduksi amilase yang optimal dari media molase dan urea, serta efektif digunakan untuk desizing fermentatif dengan efektivitas yang sebanding dengan metode asam HCl 5N.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2608270009
Keyword
Bacillus amyloliquefaciens T1 Desizing Tekstil Enzim Amilase Molase Tapioka Urea