ANALISIS PENGARUH KETEBALAN BALAS TERHADAP USIA LAYAN TANAH DASAR JALAN REL KERETA API PADA EMPLASEMEN STASIUN BRANTI
Struktur jalan rel harus mampu mendistribusikan beban kereta api secara efektif agar tegangan dan deformasi pada tanah dasar tetap berada dalam batas yang diizinkan. Ketebalan lapisan balas berperan penting dalam meningkatkan kemampuan distribusi beban sehingga dapat memperpanjang usia layan tanah dasar. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi ketebalan balas terhadap distribusi tegangan vertikal, deformasi, dan usia layan tanah dasar pada Jalur II emplasemen Stasiun Branti. Analisis dilakukan menggunakan metode elemen hingga dengan perangkat lunak GeoStudio Sigma/W pada kondisi eksisting dan variasi ketebalan balas 30–60 cm menggunakan beban dinamis Kereta Api Babaranjang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan ketebalan balas menurunkan distribusi tegangan vertikal dan deformasi pada tanah dasar sehingga meningkatkan usia layan. Pada kondisi eksisting dengan ketebalan balas 47 cm diperoleh usia layan tanah dasar selama 20 tahun. Variasi ketebalan balas menghasilkan usia layan berturut-turut 15, 16, 17, 18, 20, 22, dan 23 tahun untuk ketebalan 30, 35, 40, 45, 50, 55, dan 60 cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan ketebalan balas dapat menjadi alternatif untuk meningkatkan kinerja struktur jalan rel serta menentukan periode pemeliharaan tanah dasar secara lebih optimal.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2608070018
Keyword
Balas Distribusi Tegangan Deformasi Usia Layan Jalan Rel