(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Fabrikasi Hidrogel Komposit Berbasis PVA/Alginat/CMC Sebagai Sistem Penghantar Hidrolisat untuk Aplikasi Wound Dressing.


Hidrogel berbasis PVA/alginat/CMC dikembangkan sebagai wound dressing biodegradable yang mampu menyerap eksudat, menjaga kelembapan luka, dan menghantarkan bioaktif. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh variasi komposisi PVA/alginat/CMC terhadap karakteristik fisikokimia, mekanik, biodegradasi, pelepasan hidrolisat rumput laut, dan aktivitas antibakteri. Hidrogel difabrikasi menggunakan metode freeze–thaw dan crosslinking asam sitrat. Hasil FTIR menunjukkan puncak khas pada 3295 cm⁻¹ (-OH), 1724 cm⁻¹ (C=O ester), 1389 cm⁻¹ (-COO⁻), dan 1090 cm⁻¹ (C- O-C), yang mengonfirmasi terbentuknya ikatan hidrogen dan ester. Peningkatan CMC menghasilkan morfologi lebih rapat dengan porositas PAC sebesar 9,304–11,511 persen. Secara mekanik, hidrogel memiliki tensile strength 7,08–10,25 MPa, modulus Young 0,0838–0,3516 GPa, dan elongation at break 223,97–468,33 persen. Swelling PAC berada pada 215,63–358,91 persen di aquades dan 221,94–295,71 persen di PBS. Hidrogel mengalami biodegradasi bertahap dengan kehilangan massa 96–99 persen pada media cair dan hampir terdegradasi seluruhnya di tanah dalam 5–7 hari. Pelepasan hidrolisat berlangsung rendah dan terkendali, yaitu 0,089–0,118 ppm dengan persentase rilis 6,7–11,8 persen. Zona hambat lebih besar terhadap Staphylococcus aureus sekitar 21–23 mm dibandingkan Escherichia coli sekitar 12–15 mm. Hasil ini menunjukkan bahwa hidrogel PVA/alginat/CMC berpotensi sebagai wound dressing biodegradable dengan kemampuan absorpsi cairan, pelepasan bioaktif bertahap, dan aktivitas antibakteri.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2608040011

Keyword
PVA, alginat, CMC, freeze-thaw, hidrogel komposit