PERAMALAN PERMINTAAN KERIPIK PISANG PADA UMKM LATEB JAYA KOTA BANDAR LAMPUNG
UMKM Lateb Jaya di Bandar Lampung mengalami permasalahan ketidaksesuaian antara jumlah produksi dan realisasi penjualan yang menyebabkan penumpukan stok produk. Kondisi tersebut mengakibatkan rata-rata kerugian sebesar Rp4.585.333 pada tahun 2025 akibat produk yang tidak terjual. Penelitian ini bertujuan menganalisis hasil peramalan permintaan keripik pisang menggunakan metode Double Exponential Smoothing dan Holt-Winters serta menentukan metode terbaik sebagai dasar perencanaan produksi. Data yang digunakan merupakan data historis penjualan keripik pisang periode Januari 2022 hingga Desember 2025, dengan periode peramalan Januari 2026 hingga Desember 2028. Evaluasi kinerja kedua metode dilakukan menggunakan indikator MAE, MAPE, MAD, MSE, dan MPE. Hasil analisis menunjukkan bahwa data penjualan memiliki pola tren meningkat dan pola musiman. Metode DES menghasilkan total peramalan permintaan sebesar 11.680,02 kg pada tahun 2026, 11.781,04 kg pada tahun 2027, dan 11.882,06 kg pada tahun 2028. Adapun metode Holt-Winters multiplikatif menghasilkan peramalan sebesar 11.792,59 kg pada tahun 2026, 11.942,81 kg pada tahun 2027, dan 12.093,02 kg pada tahun 2028. Berdasarkan hasil perbandingan, metode Holt-Winters multiplikatif memberikan akurasi terbaik dengan nilai MAD 30,31, MAPE 2,96%, MAE 30,31, MSE 4.175,87, serta MPE -0,02%, sehingga dipilih sebagai dasar perencanaan produksi.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2607190006
Keyword
Double Exponential Smoothing, Holt-Winters, Keripi Banana Chips, Demand Forecasting, Double Exponenti