ANALISIS HUBUNGAN FAKTOR RISIKO KESELAMATAN TERHADAP KECELAKAAN KERJA PADA PENGOLAHAN KAYU DI PANGLONG PAK EMAN
Industri pengolahan kayu memiliki tingkat risiko kecelakaan kerja yang tinggi akibat aktivitas kerja yang masih dilakukan secara manual serta belum diterapkannya sistem keselamatan dan kesehatan kerja (K3) secara optimal. UMKM Pengolahan Kayu milik Pak Eman merupakan salah satu industri yang masih melakukan aktivitas manual material handling secara manual dan ditemukan adanya tindakan tidak aman (unsafe action) serta kondisi tidak aman (unsafe condition) yang berpotensi menyebabkan kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan manual material handling dan tindakan tidak aman serta kondisi tidak aman terhadap kecelakaan kerja, serta memberikan usulan perbaikan untuk mengurangi risiko kecelakaan kerja. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Structural Equation Modelling berbasis Partial Least Square (PLS-SEM). Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 56 pekerja menggunakan teknik sampling jenuh. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel manual material handling berpengaruh signifikan terhadap kecelakaan kerja dengan nilai koefisien jalur sebesar 0,626, nilai t-statistic sebesar 7,397, dan p-value sebesar 1 × 10⁻³. Sementara itu, variabel tindakan tidak aman (unsafe action) serta kondisi tidak aman (unsafe condition) tidak berpengaruh signifikan terhadap kecelakaan kerja dengan nilai koefisien jalur sebesar 0,193, nilai t-statistic sebesar 1,783, dan p-value sebesar 0,075. Berdasarkan hasil penelitian, usulan perbaikan disusun berdasarkan hirarki pengendalian risiko dan diintegrasikan dengan pendekatan 3E Safety Management (engineering, education, dan enforcement), meliputi penyediaan alat bantu material handling, penyusunan SOP pengangkatan dan pemindahan kayu, pelatihan K3 dan ergonomi, penyediaan APD, serta pemasangan rambu keselamatan kerja.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2607100010
Keyword