Pengembangan Film Komposit Berbasis Agar/Karboksimetil Selulosa Dengan Ekstrak Kunyit Sebagai Antibakteri
Film komposit berbasis biopolimer berpotensi dikembangkan sebagai material pembalut luka karena bersifat biodegradabel, biokompatibel, dan dapat dimodifikasi dengan senyawa antibakteri alami. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis dan mengkarakterisasi film komposit berbasis agar/karboksimetil selulosa (CMC) dengan penambahan ekstrak kunyit sebagai antibakteri terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Film dibuat menggunakan metode solution casting dengan empat variasi formulasi, yaitu agar/air (AG), agar/CMC (AGC), agar/ekstrak kunyit (AGK), dan agar/CMC/ekstrak kunyit (AGCK). Karakterisasi dilakukan melalui uji transparansi, swelling, dan aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi cakram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan CMC meningkatkan fleksibilitas dan homogenitas film, sedangkan ekstrak kunyit menurunkan transparansi akibat kandungan kurkuminoid. Nilai transmitansi film berturut-turut sebesar 86,8% (AG), 91,1% (AGC), 58,5% (AGK), dan 47,7% (AGCK). Nilai swelling tertinggi diperoleh pada AGC sebesar 3515,00 ± 11,894%, sedangkan aktivitas antibakteri hanya ditunjukkan oleh AGK dan AGCK dengan zona hambat yang tergolong lemah (<5 mm). Secara keseluruhan, formulasi AGCK menunjukkan karakteristik fisik terbaik karena lebih fleksibel, homogen, mampu menyerap air, dan memiliki aktivitas antibakteri sehingga berpotensi dikembangkan sebagai material pembalut luka berbasis polimer alami.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2607090014
Keyword
Film komposit Antibakteri Agar CMC Kunyit