Perbandingan Performa Model LSTM dan BiLSTM dalam Memprediksi Harga Penutupan Saham Bank BUMN (BBRI, BMRI, BBNI)
Pergerakan harga saham perbankan BUMN memiliki pola yang
dinamis dan fluktuatif sehingga diperlukan model prediksi yang
mampu mempelajari hubungan temporal pada data deret waktu.
Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan dan membandingkan
performa model Long Short-Term Memory (LSTM) dan Bidirectional
Long Short-Term Memory (BiLSTM) dalam memprediksi harga
penutupan saham BBRI, BMRI, dan BBNI. Data yang digunakan
merupakan data historis harga penutupan saham periode Januari 2021
hingga Agustus 2025 sebanyak 1.121 data pada masing-masing saham.
Tahapan penelitian meliputi pembersihan data, pembagian data latih,
validasi, dan uji dengan rasio 80:10:10, normalisasi menggunakan
metode Min-Max Scaling, pembentukan data dengan metode sliding
window menggunakan lookback 30 hari, serta prediksi harga
penutupan saham untuk 5 hari ke depan. Evaluasi model dilakukan
menggunakan metrik Mean Squared Error (MSE) dan Mean Absolute
Percentage Error (MAPE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa
seluruh model menghasilkan nilai MAPE di bawah 2%, sehingga
termasuk dalam kategori prediksi sangat baik. Pada saham BBRI,
model LSTM memperoleh performa terbaik dengan MSE sebesar
6.736,72 dan MAPE sebesar 1,4216%. Pada saham BBNI, model
LSTM juga menjadi model terbaik dengan MSE sebesar 6.398,83 dan
MAPE sebesar 1,3889%. Sementara itu, pada saham BMRI, model
terbaik diperoleh dari BiLSTM yang menghasilkan MSE sebesar
10.576,34 dan MAPE sebesar 1,6051%. Berdasarkan hasil tersebut,
model terbaik berbeda pada setiap saham, sehingga pemilihan model
prediksi perlu mempertimbangkan karakteristik dan tingkat fluktuasi
data masing-masing saham.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2607010008
Keyword
Bank BUMN BiLSTM LSTM Prediksi Saham