Pengaruh Penambahan Monosodium Glutamat dalam Pembuatan Pupuk Organik Cair pada Limbah Cangkang Telur
Limbah cangkang telur umumnya dibuang ke tempat pembuangan sampah, sehingga menjadi sumber pencemaran yang menimbulkan bau dan pertumbuhan mikroba. Untuk mengatasi tantangan ini, strategi pengolahan limbah makanan yang optimal perlu dikembangkan. Limbah cangkang telur dapat dimanfaatkan untuk pertanian, sebagai bahan peningkat pH tanah dan bahan pupuk organik. Nutrisi yang terdapat di dalam cangkang telur ayam dapat digunakan sebagai bahan baku pupuk cair organik bagi tanaman. Penguraian bahan baku limbah menjadi pupuk cair organik dengan fermentasi selama 12 hari mengunakan EM4 sebagai inokulannya dan Monosodium Glutamat yang mengandung natrium sehingga berdampak membantu dalam kesuburan tanah. Penelitian ini terdiri dari 4 perlakuan, yaitu D1 (netral tanpa MSG), D2 (MSG 25gr), D3 (MSG 37,5gr) dan D4 (MSG 50gr). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manakah dosis dari varian yang optimum terhadap kualitas pupuk cair organik (Suhu, pH, dan NPK) sesuai Standarisasi Nasional SNI.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606230165
Keyword
Pupuk Organik Cair Limbah Cangkang Telur Ayam Fermentasi Liquid Organic Fertilizer Chicken Eggshell Waste Chicken Eggshell Waste Fermentation