Sintesis Nanopartikel Perak Menggunakan Ekstrak Kulit Buah Nangka (Artocarpus sp)
Nanopartikel perak (AgNPs) banyak diteliti karena memiliki reaktivitas kimia tinggi, sehingga diperlukan pendekatan green synthesis menggunakan bahan alam yang lebih ramah lingkungan dan ekonomis. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis AgNPs menggunakan ekstrak kulit buah nangka (Artocarpus sp) serta mengkaji berbagai parameter fisik untuk mencapai kondisi pembentukan yang optimum. Optimasi sintesis dilakukan melalui variasi konsentrasi AgNO3, rasio volume, suhu dan waktu pemanasan serta pengujian kestabilan koloid. Sintesis dilakukan dengan metode reduksi yang dipantau secara visual melalui perubahan warna dan dikonfirmasi menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Data hasil pengukuran diinterpretasikan melalui kemunculan puncak Surface Plasmon Resonance (SPR) pada rentang 400-450 nm sebagai indikasi keberhasilan pembentukan AgNPs. Sintesis AgNPs mencapai kondisi terbaiknya saat menggunakan konsentrasi AgNO3 2 mM, perbandingan rasio volume 10:10 (v/v), serta dilakukan pemanasan pada suhu 90°C selama 180 menit. Sistem koloid mampu mempertahankan stabilitasnya dalam kondisi gelap selama 31 hari berkat peran senyawa bioaktif dari ekstrak kulit buah nangka sebagai agen penstabil. Sebaliknya, paparan cahaya justru menjadi faktor dominan yang mengganggu homogenitas dan stabilitas partikel melalui stimulasi fotokimia.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606220191
Keyword
AgNPs green synthesis kulit buah nangka AgNO3 UV-Vis