Pemodelan Sebaran Banjir Di Daerah Aliran Sungai (Das) Way Piabung Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran Menggunakan Software Hec-Ras 2D
Banjir merupakan salah satu bencana hidrologi yang sering terjadi dan menimbulkan kerugian di berbagai wilayah, termasuk DAS Way Piabung, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis debit banjir rencana serta memodelkan sebaran genangan banjir menggunakan software HEC-RAS 2D. Analisis hidrologi dilakukan melalui uji konsistensi data curah hujan menggunakan metode Double Mass Curve (DMC), analisis frekuensi menggunakan distribusi Log Pearson Tipe III, serta perhitungan intensitas hujan dengan metode Modified Mononobe. Selanjutnya debit banjir rencana dihitung menggunakan metode Hidrograf Satuan Sintetik (HSS) Nakayasu untuk kala ulang 2, 5, 10, 20, 25, 50, dan 100 tahun. Hasil dari penelitina yang telah dilakukan dapat ketahui telah memenuhi uji konsistensi dan layak digunakan dalam analisis hidrologi. Berdasarkan parameter DAS dengan luas 9,009 km² dan durasi puncak 1,27 jam, diperoleh debit puncak banjir rencana sebesar 8,867 m³/detik (Q2), 11,008 m³/detik (Q5), 12,553 m³/detik (Q10), 13,928 m³/detik (Q20), 14,670 m³/detik (Q25), 16,332 m³/detik (Q50), dan 18,104 m³/detik (Q100). Hasil pemodelan HEC-RAS 2D menunjukkan bahwa luas genangan banjir meningkat seiring bertambahnya periode kala ulang, yaitu dari 59,86 ha pada kala ulang 2 tahun hingga 73,87 ha pada kala ulang 100 tahun pada kondisi model DEM. Validasi model dilakukan dengan membandingkan luas penampang sungai hasil pemodelan dengan data pengukuran lapangan pada 20 titik tinjau menggunakan parameter Root Mean Square Error (RMSE) dan Mean Absolute Error (MAE). Hasil validasi menunjukkan nilai RMSE sebesar 6,65 dan MAE sebesar 5,56 dengan rata-rata penyimpangan sebesar 55,85%. Nilai tersebut menunjukkan bahwa data DEM masih memiliki perbedaan yang cukup signifikan terhadap kondisi aktual lapangan sehingga diperlukan koreksi geometri penampang sungai agar hasil simulasi lebih representatif. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa software HEC-RAS 2D mampu digunakan untuk memodelkan sebaran banjir di DAS Way Piabung serta memberikan gambaran potensi genangan banjir yang dapat dimanfaatkan sebagai dasar mitigasi bencana dan perencanaan pengendalian banjir di wilayah penelitian.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606220037
Keyword
Banjir DAS Way Piabung HEC-RAS 2D HSS Nakayasu Debit Banjir Rencana RMSE MAE