PERANCANGAN COMMUNITY HUB DI KOTA BANDAR LAMPUNG DENGAN INCLUSIVE-NATURE BASSED
Keterbatasan Ruang Terbuka Publik (RTP) dan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Bandar Lampung berdampak pada penurunan kualitas lingkungan serta belum tersedianya ruang komunal yang optimal bagi masyarakat dari berbagai lapisan. Kondisi ini disebabkan oleh pesatnya pertumbuhan kota yang tidak diiringi dengan penyediaan ruang terbuka yang merata dan terintegrasi, sebagaimana diperkuat oleh berbagai data dan fakta dari berita online. Penelitian ini bertujuan untuk merancang Community Hub sebagai wadah aktivitas publik yang mengintegrasikan RTP dan RTH dengan pendekatan inclusive nature-based. Adapun manfaat penelitian ini adalah menghasilkan konsep ruang publik yang mendukung keberlanjutan lingkungan sekaligus meningkatkan keterjangkauan akses bagi masyarakat.
Ruang lingkup penelitian difokuskan pada perancangan arsitektur Community Hub berbasis integrasi ruang terbuka, dengan batasan pada aspek tata ruang, fungsi, serta penerapan elemen alami yang bersifat inklusif. Metode yang digunakan meliputi studi literatur, analisis preseden, serta pengumpulan data melalui kajian berita online dan survei lapangan. Data tersebut kemudian dianalisis secara kualitatif guna menghasilkan konsep desain yang sesuai dengan kondisi lingkungan dan kebutuhan pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan elemen alam, vegetasi, dan ruang terbuka yang mudah diakses mampu meningkatkan kualitas lingkungan serta mewujudkan ruang publik yang lebih berkelanjutan dan inklusif
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606220018
Keyword
rtp rth community hub inclusive nature-bassed bandar lampung aksesibilitas