Studi Aktivitas Ekstrak Etanol Daun Jambu Air (Syzygium aqueum (Burm.f.) Alston) sebagai Antidiabetes pada Mencit (Mus musculus) Galur ddY Jantan yang Diinduksi Aloksan
Diabetes Melitus (DM) adalah gangguan metabolik kronis yang
ditandai dengan peningkatan kadar glukosa dalam darah akibat
gangguan sekresi insulin atau kerja insulin. Mengingat meningkatnya
prevalensi DM di Indonesia, eksplorasi terapi komplementer yang
bersumber dari sumber daya alam semakin diperlukan. Daun jambu air
(Syzygium aqueum (Burm.f.) Alston) yang diketahui mengandung
senyawa flavonoid, menunjukkan potensi antidiabetes. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui aktivitas ekstrak etanol daun jambu air
(Syzygium aqueum (Burm.f.) Alston) pada variasi dosis 300, 600, 900
mg/Kg BB dalam penurunan kadar glukosa darah pada mencit galur
ddY jantan yang diinduksi aloksan. Metode ekstraksi yang digunakan
adalah UAE (Ultrasound-Assisted Extraction) dengan pelarut etanol
96%. Kadar glukosa darah diukur menggunakan metode Point of Care
Testing (POCT). Penelitian ini menggunakan 24 ekor mencit yang
terbagi ke dalam enam kelompok dengan setiap kelompok terdiri atas 4
mencit meliputi kelompok normal, kelompok kontrol negatif (induksi
aloksan 150 mg), kelompok kontrol positif (metformin 500 mg), dan
tiga kelompok uji dosis ekstrak (300, 600, dan 900 mg/kg BB).
Pemberian sediaan dilakukan secara oral selama 15 hari. Hasil
penelitian menunjukkan rendemen eksrak sebesar 23,58%. Seluruh
kelompok uji menunjukkan aktivitas penurunan kadar glukosa darah
dengan persentase penurunan masing-masing sebesar 26,57% (dosis
300 mg/kg BB), 37,39% (dosis 600 mg/kg BB), dan 53,05% (dosis 900
mg/kg BB). Kelompok uji dengan dosis 900 mg/kg BB memberikan
efektivitas penurunan glukosa tertinggi dan secara statistik tidak
menunjukkan perbedaan signifikan dibandingkan dengan kontrol
positif metformin (p = 1,000).
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606210029
Keyword
Diabetes Melitus Syzygium aqueum Flavonoid ddY Aloksan