PENINGKATAN JUMLAH TRAINSET TERHADAP EFISIENSI HEADWAY BERDASARKAN JUMLAH PENUMPANG PADA PEAK HOUR PT MRT JAKARTA FASE 1
Peningkatan volume pengguna jasa MRT Jakarta Fase 1 rute Lebak Bulus – Bundaran HI memerlukan strategi operasional yang adaptif untuk menjaga standar pelayanan minimum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proyeksi jumlah penumpang hingga tahun 2029 dan menentukan kebutuhan trainset serta skenario headway yang optimal. Menggunakan metode Exponential Smoothing, hasil peramalan menunjukkan pertumbuhan penumpang harian yang signifikan dari 108.107 orang pada tahun 2026 menjadi 157.200 orang pada tahun 2029. Peningkatan beban penumpang pada jam sibuk (Peak Hour Peak Direction Traffic) di arah Downline diprediksi mencapai 13.205 penumpang per jam pada tahun 2029. Analisis rasio okupansi (load factor) menunjukkan bahwa penggunaan headway 5 menit pada tahun 2029 akan menyebabkan kondisi beban berlebih sebesar 120%, sehingga diperlukan penyesuaian menjadi headway 3 menit untuk menekan okupansi hingga 72%. Berdasarkan perhitungan waktu sirkulasi selama 69 menit 20 detik, penerapan headway 3 menit tersebut mensyaratkan ketersediaan sebanyak 24 trainset aktif. Dengan demikian, MRT Jakarta perlu mempertimbangkan penambahan armada sebanyak 10 trainset dari kondisi eksisting saat ini yang hanya berjumlah 16 trainset untuk menjamin keberlangsungan operasional dan kenyamanan penumpang di masa mendatang.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606180233
Keyword
Kebutuhan trainset Headway Jumlah Penumpang MRT Jakarta