(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

ANALISIS PENGARUH VARIASI KONSENTRASI NATRIUM HIPOKLORIT DALAM PROSES EKSTRAKSI DAN KARAKTERISASI SELULOSA DARI DAUN PISANG KEPOK


View/Open

Author
Satriya, Arief Rahmanto

Date Published
29 May 2026

Advisor
Dr. I Putu Mahendra, S.Si.,

Subject
Kimia

Publisher


Daun pisang kepok merupakan limbah lignoselulosa yang berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber selulosa untuk aplikasi biomaterial. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi konsentrasi natrium hipoklorit (NaOCl) terhadap rendemen dan karakteristik selulosa hasil ekstraksi daun pisang kepok. Proses ekstraksi meliputi perlakuan asam menggunakan asam sulfat (H₂SO₄) 3,53% pada suhu 90 °C, delignifikasi dengan larutan natrium hidroksida (NaOH) 10%, serta proses pemutihan (bleaching) menggunakan NaOCl dengan variasi konsentrasi 2,02%; 4,99%; 7,00%; dan 10,00%. Selulosa yang diperoleh dianalisis berdasarkan rendemen dan dikarakterisasi menggunakan Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR) untuk mengidentifikasi gugus fungsi penyusunnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi konsentrasi NaOCl berpengaruh signifikan terhadap rendemen selulosa, dengan konsentrasi 10,00% menghasilkan rendemen tertinggi sebesar 30,91%. Spektrum FTIR menunjukkan pita serapan khas selulosa, meliputi gugus hidroksil (–OH) pada 3358 cm⁻¹, regangan C–H alifatik pada 2916 cm⁻¹, gugus C–O–C glikosidik pada 1158 cm⁻¹, regangan C–O pada 1057 cm⁻¹, serta pita ikatan β-1,4-glikosidik pada sekitar 895 cm⁻¹. Tidak terdeteksinya puncak aromatik lignin pada kisaran 1500–1600 cm⁻¹ dan gugus karbonil hemiselulosa di sekitar 1730 cm⁻¹ menunjukkan bahwa proses delignifikasi dan bleaching efektif meningkatkan kemurnian selulosa. Kejelasan pita β-1,4-glikosidik mengindikasikan bahwa struktur utama selulosa tetap terjaga tanpa degradasi signifikan selama proses ekstraksi. Hasil penelitian membuktikan bahwa daun pisang kepok berpotensi sebagai sumber selulosa alternatif, dengan kondisi bleaching optimum pada konsentrasi NaOCl 10,00%, yang menghasilkan rendemen tertinggi dan karakteristik struktur selulosa sesuai literatur.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606180043

Keyword
daun pisang kepok natrium hipoklorit selulosa ekstraksi FTIR