Analisis Kepatuhan Terhadap Pengelolaan Limbah B3 Medis di UPT Puskesmas Way Halim II Kota Bandar Lampung
Pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) medis di UPT Puskesmas Way Halim II Kota Bandar Lampung belum melaksanakan pengelolaan limbah B3 medis sesuai dengan standar regulasi. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sistem pengelolaan limbah B3 medis, mengevaluasi tingkat kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku, serta merumuskan rekomendasi perbaikan pengelolaan limbah B3 medis. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi lapangan, kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan metode Range Gap Analysis untuk menilai tingkat kepatuhan, serta analisis SWOT dan Metode Perbandingan Eksponensial (MPE) untuk menentukan prioritas strategi perbaikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan limbah B3 medis di UPT Puskesmas Way Halim II pada umumnya telah dilaksanakan pada tahapan pemilahan, pewadahan, simbolisasi, labelisasi, pengumpulan, penyimpanan, dan pengangkutan. Tingkat kepatuhan pengelolaan limbah B3 medis memperoleh nilai sebesar 92% sehingga kondisi kepatuhan berada pada sesuai dengan ketentuam regulasi, Berdasarkan hasil evaluasi diperoleh, strategi prioritas yang direkomendasikan adalah penguatan sarana dan prasarana pengelolaan limbah B3 medis, melalui rekomendasi jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang. Penelitian ini diharapkan menjadi dasar perbaikan pengelolaan limbah B3 medis pada puskesmas dan fasilitas kesehatan sejenis lainnya.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606170186
Keyword
Pengelolaan Limbah B3 Medis UPT Puskesmas Way Halim II Kota Bandar Lampung Range Gap Analysis SWOT MPE