(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Pengembangan PWA dengan Gamifikasi untuk Pengelolaan Sampah menggunakan Metode RAD (Studi Kasus: Bank Sampah Unit Sedulur 22)


Pengelolaan sampah berbasis masyarakat pada bank sampah masih menghadapi berbagai permasalahan, seperti pencatatan setoran yang belum terintegrasi, keterbatasan transparansi data, serta rendahnya keterlibatan nasabah dalam aktivitas pengelolaan sampah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi Mendaur sebagai Progressive Web App (PWA) berbasis gamifikasi guna mendukung proses pengelolaan sampah pada Bank Sampah Unit Sedulur 22 Kota Metro. Metode pengembangan yang digunakan adalah Rapid Application Development (RAD) yang meliputi tahapan Requirement Analysis, User Design, Construction, dan Cutover. Pengujian sistem dilakukan melalui pengujian fungsional menggunakan metode black box testing, pengujian non-fungsional pada aspek portability, security, dan availability, serta pengujian User Experience Questionnaire (UEQ) untuk mengukur pengalaman pengguna. Hasil pengujian fungsional menunjukkan bahwa dari 50 skenario pengujian, sebanyak 40 skenario dinyatakan valid dengan tingkat efektivitas sebesar 80% yang termasuk dalam kategori Sangat Efektif. Pengujian non-fungsional menunjukkan bahwa aplikasi memenuhi seluruh aspek yang ditetapkan serta mendukung akses offline melalui service worker. Hasil pengujian UEQ menunjukkan sebagian besar dimensi berada pada kategori Excellent dan satu dimensi berada pada kategori Good. Berdasarkan hasil tersebut, aplikasi Mendaur dinyatakan layak digunakan untuk mendukung pengelolaan sampah secara digital dan terstruktur, dengan tetap memerlukan pengembangan lanjutan untuk optimalisasi fitur pendukung. Kata Kunci: Bank Sampah, Progressive Web App, Gamifikasi, Rapid Application Development, User Experience Questionnaire

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606020044

Keyword
Bank Sampah Progressive Web App Gamifikasi Rapid Application Development User Experience Questionnaire