(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Prediksi Jumlah Kasus Demam Berdarah Dengue di Kota Metro Berdasarkan Faktor Klimatologis dengan Menggunakan Model Gated Recurrent Unit


Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit infeksi yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, termasuk di Kota Metro sebagai daerah endemis. Faktor klimatologis berperan dalam penyebaran penyakit ini karena memengaruhi perkembangan vektor nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh faktor klimatologis terhadap jumlah kasus DBD, membangun model prediksi berbasis Gated Recurrent Unit (GRU), serta mengevaluasi performanya melalui hyperparameter tuning. Data bulanan kasus DBD periode Januari 2015–September 2024 diperoleh dari Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, sedangkan data klimatologis diperoleh dari Stasiun Klimatologi Provinsi Lampung. Hasil analisis korelasi Spearman menunjukkan bahwa curah hujan dan temperatur minimum memiliki korelasi positif tertinggi terhadap jumlah kasus DBD, masing-masing sebesar 0,37 dan 0,32, sedangkan lama penyinaran matahari berkorelasi negatif. Pengaruh faktor klimatologis terhadap jumlah kasus DBD terlihat dalam rentang waktu 1–3 bulan setelah perubahan kondisi iklim. Model GRU dibangun melalui normalisasi Min-Max Scaler, pembentukan fitur lag, dan penyusunan sequence, dengan satu layer GRU dan satu layer output. Pada skenario pembagian data 90%:10%, model dasar dengan 32 unit GRU menghasilkan SMAPE sebesar 102,28%, sedangkan setelah hyperparameter tuning menjadi 43 unit GRU, epoch 400, batch size 16, dan window size 6 bulan, SMAPE menurun menjadi 17,26%, atau turun sebesar 85,02%. Hasil ini menunjukkan bahwa hyperparameter tuning mampu meningkatkan akurasi model GRU dalam memprediksi jumlah kasus DBD di Kota Metro.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2605300008

Keyword
Demam Berdarah Dengue Gated Recurrent Unit Faktor Klimatologis Prediksi Hyperparameter Tuning Kota Metro