Nilai Mutu Angka Lempeng Total (ALT), Angka Kapang
Khamir (AKK), Serta Kadar Air Pada Produk Keripik Pisang di
Jalan Pagar Alam Kampung UKM Sentra Keripik Bandar
Lampung
Keripik pisang adalah produk lanjutan dari buah pisang unggulan yang
banyak diproduksi di Lampung, khususnya di Kampung UKM Digital
Sentra Keripik Bandar Lampung. Kualitas dan keamanan produk ini
sangat penting untuk menjamin kesehatan konsumen dan daya tahan
produk. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur mutu keripik pisang
yang beredar di kawasan tersebut dengan melihat tiga indikator utama:
jumlah cemaran bakteri (Angka Lempeng Total/ALT), jumlah cemaran
jamur (Angka Kapang Khamir/AKK), dan kadar air, serta
membandingkannya dengan Standar Nasional Indonesia (SNI
8370:2018). Metode yang digunakan adalah pengujian laboratorium
terhadap sampel keripik pisang dari berbagai produsen di lokasi
penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas sampel telah
memiliki kadar air yang baik, yaitu di bawah 5%, yang menandakan
produk cukup renyah dan tahan lama. Dari segi cemaran jamur (AKK),
seluruh sampel dinyatakan aman dan memenuhi standar SNI. Namun,
pada pengujian cemaran bakteri (ALT), ditemukan bahwa meskipun
sebagian besar sampel aman, masih terdapat beberapa sampel yang
jumlah bakterinya melebihi batas yang ditetapkan. Hal ini
mengindikasikan bahwa proses sanitasi dan kebersihan selama produksi
atau pengemasan pada beberapa UMKM masih perlu ditingkatkan.
Analisis statistik juga menunjukkan bahwa kadar air memiliki
hubungan dengan jumlah mikroba, namun pengaruhnya tidak terlalu
signifikan. Secara keseluruhan, kualitas keripik pisang di sentra ini
sudah cukup baik, namun aspek kebersihan perlu diperketat untuk
menjamin keamanan pangan yang lebih maksimal.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2603260007
Keyword
Keripik Pisang Keamanan Pangan Bakteri Jamur Kadar Air SNI