Analisis Produktivitas Hijau pada Industri Tapioka: Studi Kasus di PT X Lampung Utara
Provinsi Lampung merupakan daerah dengan produksi singkong
terbesar di Indonesia, yang memacu tumbuhnya industri pengolahan
tapioka, salah satunya PT X di Lampung Utara. Namun, proses
produksi tapioka di perusahaan ini menghasilkan konsumsi energi dan
air yang tinggi serta limbah padat, cair, dan emisi yang signifikan,
yang berdampak pada lingkungan sekitar. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis sumber dan besaran limbah, emisi, serta konsumsi
energi dan air yang dihasilkan pada proses produksi PT X Lampung
Utara, sekaligus mengukur tingkat produktivitas hijau PT X Lampung
Utara. Berdasarkan hasil analisis, total konsumsi energi mencapai
124.236,956 kWh/hari dan air 3.134,8 m³/hari, sedangkan emisi yang
dihasilkan mencapai 351,15 ton/hari. Perhitungan indikator
lingkungan menunjukkan total dampak lingkungan sebesar 1.217,67
ton. Sementara itu, indikator ekonomi perusahaan tercatat sebesar
1,58, menghasilkan nilai GPI hanya sebesar 0,00129. Nilai GPI yang
rendah ini mengindikasikan bahwa kontribusi dampak lingkungan
jauh lebih besar dibandingkan dengan produktivitas ekonomi yang
dicapai. Penelitian ini merekomendasikan penerapan efisiensi energi
melalui pemanfaatan panas buang dan reuse air pencucian dengan
metode counter current washing untuk menekan konsumsi energi dan
air, sehingga dapat meningkatkan nilai GPI serta mendukung
keberlanjutan industri.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2602180052
Keyword
Dampak Lingkungan Efisiensi GVSM Keberlanjutan Lingkungan Produktivitas Hijau