(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Implementasi Algoritma K-Prototypes Clustering dalam Analisis Ketidakpatuhan Pembayaran Pajak Daerah Kota Bandar Lampung


Pemerintah Kota Bandar Lampung menghadapi permasalahan tunggakan pembayaran pajak daerah yang berakibat tidak tercapainya target pendapatan asli daerah maupun pajak daerah. Pada April 2025, tercatat 1.514 objek pajak memiliki tunggakan pembayaran. Pemerintah perlu membuat kebijakan strategis untuk menyelesaikan permasalahan ini, salah satunya melalui pembentukan segmentasi untuk mengidentifikasi karakteristik objek pajak sebagai dasar perumusan kebijakan. Faktor pengelompokkan yang digunakan terdiri dari UPTD, jenis pajak, tahun dan bulan masa pajak, pokok tunggakan, keterlambatan pembayaran, dan bunga tunggakan. Algoritma K-Prototypes Clustering dengan variasi nilai koefisien penimbang (γ) dan banyaknya cluster (k) digunakan untuk mengelompokkan dan membentuk segmentasi objek pajak daerah Kota Bandar Lampung berdasarkan ketidakpatuhan pembayarannya. Berdasarkan 12 model yang digunakan, model K-Prototypes Clustering dengan nilai γ = 1 dan k = 3 menjadi model terbaik melalui evaluasi Average Silhouette Width, Davies-Bouldien Index, dan Dunn Index. Analisis hasil \textit{clustering} menghasilkan tiga segmen yang terdiri dari kelompok dengan ketidakpatuhan rendah sebanyak 789 objek pajak, ketidakpatuhan sedang sebanyak 179 objek pajak, dan ketidakpatuhan tinggi sebanyak 230 objek pajak. Sebanyak 316 objek pajak lainnya diklasifikasikan sebagai pencilan dengan tingkat ketidakpatuhan ekstrem. Hasil segmentasi dapat digunakan pemerintah untuk menyusun kebijakan sesuai karakteristik dan prioritas penindakan tiap segmen.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2602120093

Keyword
Pajak Daerah Algoritma K-Prototypes Clustering Segmentasi Ketidakpatuhan Pembayaran