Fabrikasi Granul biolarvasida Berbasis Ekstrak Daun Sirih Hijau
(Piper betle L) sebagai Alternatif Abatisasi Selektif untuk Nyamuk
Aedes aegypti
View/Open
Author
PUSPA, RINI CAHAYA NURANI
Date Published
23 Dec 2025
Advisor
Marsudi Siburian, S.Si., M.Biotech., Meita Mahardianti, S.Si., M.Biomed., Suryadi Islami, S.Si., M.Biomed.,
Subject
Teknik Biomedis
Publisher
Peningkatan penyebaran Aedes aegypti sebagai vektor penyakit dengue mendorong perlunya pengembangan larvasida alternatif yang lebih aman dan berbasis bahan alam. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kandungan fitokimia ekstrak daun sirih hijau (Piper betle L.) serta mengembangkan formulasi granul sebagai sediaan biolarvasida. Hasil uji fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak mengandung flavonoid, alkaloid, tanin, dan saponin, yang didukung oleh analisis LC-MS yang mengonfirmasi keberadaan senyawa
berpotensi larvasida. Granul diformulasikan menggunakan metode granulasi basah dengan PVP (polyvinylpyrrolidone) dan laktosa sebagai bahan tambahan. Evaluasi dilakukan terhadap karakteristik fisik granul dan aktivitas larvasida berdasarkan mortalitas larva Aedes aegypti. Uji mortalitas dilakukan pada empat variasi kadar ekstrak (25%, 50%, 75%, dan 100%), dua dosis (100 dan 200 ppm), serta tiga waktu pengamatan (24, 48, dan 72 jam). Hasil penelitian menunjukkan bahwa granul dengan kadar ekstrak 75% pada dosis 200 ppm memberikan efektivitas tertinggi setelah 72 jam paparan, dengan nilai LC₅₀ sebesar 5,533
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2602110037
Keyword
Aedes aegypti Daun Sirih Hijau (Piper betle L.) Granul Biolarvasida Laktosa PVP (Polyvinylpyrrolidone)