Adsorpsi Emas Dari Glycine Pregnant Leach Solution Menggunakan
Karbon Aktif
Emas merupakan logam mulia bernilai tinggi yang umumnya diekstraksi menggunakan proses sianidasi, namun metode ini memiliki risiko lingkungan yang signifikan. Oleh karena itu, pengembangan reagen pelindian alternatif yang lebih ramah lingkungan, seperti glycine, menjadi fokus penelitian. Penelitian ini menyoroti perilaku dinamis sistem adsorpsi emas–glycine, termasuk munculnya fenomena penurunan adsorpsi setelah waktu optimum, yang jarang dibahas secara eksplisit dalam penelitian sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik bijih emas asal Pesawaran serta menganalisis pengaruh variasi waktu kontak, pH, dan dosis karbon aktif terhadap persen adsorpsi emas dari larutan glycine pregnant leach solution. Hasil penelitian menunjukkan bijih didominasi oleh mineral silikat dan oksida. Proses adsorpsi emas menggunakan karbon aktif menunjukkan bahwa waktu kontak berpengaruh signifikan, dengan persen adsorpsi optimum sebesar 98% pada waktu kontak 1 jam. Variasi pH dari 10 hingga 12 meningkatkan persen adsorpsi emas dari 91,02% menjadi 98,04%. Sementara itu, peningkatan dosis karbon aktif dari 5 gram/L hingga 15 gram/L g menghasilkan persen adsorpsi yang relatif tinggi, meskipun kapasitas adsorpsi spesifik menurun seiring bertambahnya dosis karbon. Kondisi optimum adsorpsi emas diperoleh pada pH 12, waktu kontak 1 jam, dan dosis karbon aktif 5 gram/L.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2601190112
Keyword
Emas Glycine Adsorpsi Karbon Aktif