Perancangan Resort Ekowisata Teluk Kiluan sebagai Sarana Edukasi Laut dengan Konsep “Mandala Widya Segara”
Teluk Kiluan di Kabupaten Tanggamus, Lampung, merupakan kawasan yang mengalami kerusakan ekosistem pada awal 2000-an akibat praktik penangkapan ikan ilegal yang merusak habitat lumba-lumba dan terumbu karang. Meski kemudian berkembang menjadi destinasi ekowisata berbasis masyarakat melalui rehabilitasi lingkungan dan pembentukan kelompok pengelola seperti Pokmaswas dan Pokdarwis kawasan ini masih menghadapi isu kurangnya fasilitas akomodasi yang memadai, sehingga berdampak pada menurunnya jumlah kunjungan wisatawan. Proyek perancangan resort ini hadir sebagai solusi untuk mendukung perkembangan ekowisata Teluk Kiluan melalui penyediaan akomodasi yang ramah lingkungan sekaligus berfungsi sebagai sarana edukasi laut. Pendekatan ekowisata diterapkan melalui prinsip utama: pelestarian lingkungan, pemberdayaan masyarakat lokal, edukasi, dan pengelolaan berkelanjutan. Konsep desain “Mandala Widya Segara” menjadi landasan perancangan, Mandala sebagai representasi akomodasi yang terstruktur melalui zonasi dan orientasi ruang, Widya yang menjadikan arsitektur sebagai media pembelajaran melalui fasilitas edukasi kelautan, serta Segara yang mengedepankan harmoni dengan alam melalui tata letak massa mengikuti kontur, pemanfaatan material bambu dan analogi bentuk dari elemen laut. Hasil proyek berupa perancangan resort edukasi yang menyatu dengan topografi dan vegetasi alami, serta memperkuat konektivitas visual, serta mendukung keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2601170001
Keyword
Ekowisata Resort Edukasi Bambu Pesisir Lampung