Meningkatnya Volume kendaraan dan kecepatan kendaraan tinggi berpotensi mengakibatkan konflik antara pejalan kaki yang ingin menyebrang jalan dengan kendaraan sehingga terjadinya kecelakaan. Dalam mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan fasilitas penyebrangan untuk memisahkan ruang tersendiri oleh penyebrang jalan dengan arus lalu lintas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis fasilitas penyebrangan orang berdasarkan volume kendaraan, kecepatan kendaraan, dan volume penyebrang jalan di Jalan Terusan Ryacudu pada saat jam puncak. Pengumpulan data volume kendaraan, volume penyebrang jalan didapatkan dengan cara penghitungan lalu lintas (Traffic Counting) untuk mendapatkan nilai