PENGARUH PENAMBAHAN NANOMATERIAL REDUCED GRAPHENE OXIDE (rGO) SEBAGAI ADITIF BAHAN BAKAR CAMPURAN GASOLINE-BIOETANOL PADA MESIN BENSIN
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penambahan nanomaterial reduced graphene oxide (rGO) pada campuran gasoline–bioetanol terhadap kinerja mesin bensin dan emisi gas buang. Bahan bakar yang digunakan adalah Pertalite RON 90 dan Pertamax RON 92 dengan variasi bioetanol 10%, 20%, dan 30% serta konsentrasi rGO 10, 20, dan 30 ppm. Pengujian dilakukan pada putaran mesin 3.000 rpm dengan variasi beban hingga 1,5 kW. Kinerja mesin dievaluasi melalui daya efektif, torsi, konsumsi bahan bakar spesifik (SFC), tekanan efektif rata-rata (BMEP), dan efisiensi termal, sedangkan emisi yang dianalisis meliputi CO, COcorr, HC, CO₂, dan O₂. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi termal tertinggi pada Pertalite mencapai 24,11% pada campuran E30 dengan rGO 20 ppm, sedangkan Pertamax mencapai 25,30% pada E30 dengan rGO 10 ppm. Kadar CO terendah masing-masing sebesar 0,20% pada Pertalite E30 dengan rGO 30 ppm dan 0,14% pada Pertamax E20 dengan rGO 20 ppm. Sementara itu, kadar HC terendah mencapai 122 ppm pada Pertalite E20 dengan rGO 20 ppm dan 147 ppm pada Pertamax E10 dengan rGO 30 ppm. Hasil ini menunjukkan bahwa pengaruh penambahan bioetanol dan rGO bergantung pada jenis bahan bakar serta komposisi campuran, sehingga peningkatan kinerja dan penurunan emisi tidak selalu terjadi secara bersamaan.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2611070006
Keyword
bioetanol emisi gas buang gasoline kinerja mesin reduced graphene oxide