Estimasi Cadangan Klaim Individu Asuransi Tanggung Gugat Menggunakan Metode Reserving by Detailed Conditioning (RDC) Dengan Pendekatan Inflation Adjusted Chain Ladder
Penentuan cadangan klaim yang tepat penting bagi perusahaan asuransi dalam memenuhi kewajiban pembayaran klaim di masa mendatang. Penelitian ini bertujuan mengestimasi total cadangan klaim individu asuransi tanggung gugat menggunakan metode Reserving by Detailed Conditioning (RDC) dengan pendekatan Inflation Adjusted Chain
Ladder (IACL), serta mengevaluasi ketidakpastian hasil estimasi menggunakan Mean Square Error of Prediction (MSEP). Metode RDC mempertimbangkan karakteristik individual klaim melalui periode penundaan pelaporan, panjang klaim, dan grup kuantil pembayaran. Cadangan Reported But Not Settled (RBNS) diestimasi menggunakan
RDC, sedangkan Incurred But Not Reported (IBNR) diestimasi menggunakan RDC dengan pendekatan IACL untuk
mempertimbangkan pengaruh inflasi. Data yang digunakan merupakan data klaim asuransi tanggung gugat tahun 2024 periode Januari sampai Desember dalam bentuk segitiga run-off individu incremental. Hasil penelitian menunjukkan cadangan IBNR sebesar Rp306.435.545 dan RBNS sebesar Rp105.064.803, sehingga total cadangan klaim sebesar
Rp411.500.348. Evaluasi ketidakpastian menggunakan MSEP dengan pendekatan Bootstrapping Individual Claim Histories (BICH) sebanyak 2.000 replikasi menghasilkan MSEP total metode RDC dengan pendekatan IACL sebesar Rp101.755.543, atau setara dengan sekitar 24,72
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2611050004
Keyword
Asuransi Tanggung Gugat Cadangan Klaim IACL MSEP RDC