PEMETAAN ZONA MULTI-RAWAN BENCANA PADA RENCANA TRASE TEGINENENG – METRO BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG)
Perencanaan trase jalur kereta api perlu mempertimbangkan kondisi kebencanaan untuk mendukung keselamatan dan keandalan infrastruktur serta operasional kereta api. Rencana trase kereta api Tegineneng–Metro memiliki panjang 18,35 km dan melintasi wilayah dengan karakteristik fisik serta kondisi lingkungan yang berpotensi mengalami bencana alam. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tingkat kerawanan bencana longsor, gempa bumi, dan banjir pada rencana trase, mengidentifikasi tingkat multi-rawan bencana, serta menganalisis risiko bencana terhadap infrastruktur jalan rel. Penelitian menggunakan pendekatan eksploratif dengan metode kuantitatif berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Analisis dilakukan melalui tahapan pengolahan data spasial, skoring, pembobotan, dan overlay menggunakan ArcGIS untuk menghasilkan peta kerawanan masing- masing bencana dan peta multi-rawan bencana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa zona kerawanan tinggi banjir memiliki panjang 11,76 km atau 64,09
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2611020007
Keyword
Sistem Informasi Geografis (SIG) kerawanan bencana multi-rawan bencana rencana trase kereta api Tegineneng – Metro Probability–Impact Matrix