Pabrik Metil Ester Sulfonat (MES) berkapasitas 90.000 ton/tahun direncanakan berdiri di Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur di atas lahan seluas 3,5 hektar. Proses produksi menggunakan metode sulfonasi Fatty Acid Methyl Ester (FAME) dengan SO3 dalam reaktor gelembung (konversi 91%, kemurnian produk 92%), dilanjutkan pemutihan (H2O2, CH3OH), netralisasi (NaOH), pemisahan metanol-air (evaporator, kolom distilasi), pengeringan (spray dryer, cyclone), dan pendinginan (cooling conveyor). Analisis teknis mencakup neraca massa, energi, tata letak, sistem kontrol, keselamatan (mini HAZOP), utilitas, dan penanganan limbah. Unit utilitas mengolah air laut Selat Madura (screening, koagulasi, flokulasi, clarifier, sand filter, RO, ion exchanger, deaerator) untuk air pendingin, umpan boiler, dan sanitasi; boiler; listrik PLN UPT Gresik dan generator; bahan bakar Biosolar B40; serta udara tekan. Penanganan limbah meliputi WWTP (cair), wet scrubber dan netralisasi CaCO3 penyerap gas sisa SO3 menjadi produk samping kalsium sulfat (gypsum), serta limbah padat domestik dan B3. Evaluasi kelayakan ekonomi menunjukkan Total Capital Investment (TCI) Rp 2,840 triliun (Fixed Capital Investment/FCI Rp 2,414 triliun; Working Capital Investment/WCI Rp 426,03 miliar), Total Production Cost (TPC) Rp 3,977 triliun/tahun, dan pendapatan penjualan Rp 5,393 triliun/tahun. Pabrik ini dinyatakan feasible secara teknis dan ekonomis dengan ROI sebelum pajak 51,24%, ROI setelah pajak 48,41%, PBP 2,07 tahun, DPBP 2,39 tahun, BEP 35%, SDP 15%, CCP Rp 20,96 triliun, NPV Rp 10,83 triliun, IRR 32,62%, serta aman pada analisis sensitivitas.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2611020004
Keyword
Ekonomi FAME Metil Ester Sulfonat Sulfonasi Surfaktan