Kalkulasi dan Visualisasi Aliran Udara pada Breath Zone di Selasar Masjid Baitul Ilmi Itera
Kenyamanan termal dipengaruhi oleh suhu, kelembapan, dan kecepatan
udara sesuai standar ASHRAE. Pada ruang semi-terbuka seperti selasar
masjid, distribusi aliran udara alami yang tidak merata kerap menimbulkan zona stagnan dan menurunkan kenyamanan. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik distribusi kecepatan udara pada breath zone di selasar Masjid Baitul Ilmi Institut Teknologi Sumatera, serta merumuskan rekomendasi konfigurasi kipas untuk meningkatkan kenyamanan termal berdasarkan ASHRAE 55 dan 62.1. Metode meliputi pengukuran suhu, kelembapan, dan kecepatan udara menggunakan
thermo-hygrometer dan anemometer, serta evaluasi termal melalui CBE
Thermal Comfort Tool. Hasil pengukuran mengonfirmasi distribusi kecepatan udara eksisting belum merata. Evaluasi kondisi awal menunjukkan nilai Predicted Mean Vote (PMV) +1,73 dan Predicted Percentage of Dissatisfied (PPD) 63%, mengindikasikan kondisi tidak nyaman. Sebagai solusi, disusun rekomendasi penempatan kipas dengan target kecepatan udara 1 − 1,2 m/s di breath zone. Simulasi rancangan
ini berhasil menurunkan nilai PMV menjadi 0,49 (slightly warm), yang
memenuhi kriteria kenyamanan ASHRAE 55. Kesimpulannya, peningkatan pergerakan udara merupakan strategi efektif untuk mencapai kenyamanan termal di ruang semi-terbuka tanpa bergantung pada sistem
pendingin udara refrigerasi.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2610270021
Keyword
Masjid, Breath Zone, Aliran Udara, Kenyamanan Term