Amaranthus spinosus merupakan gulma yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman budidaya. Salah satu alternatif yang dapat digunakan sebagai bioherbisida adalah ekstrak daun Praxelis clematidea. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh waktu maserasi 24 jam dan 48 jam terhadap efektivitas ekstrak daun P. clematidea serta menentukan konsentrasi paling efektif dalam menghambat pertumbuhan A. spinosus. Penelitian dilakukan secara in vitro dan in vivo. Uji in vitro menggunakan konsentrasi 0%, 15%, 30%, dan 45