Teknologi Face Recognition pada Boarding Gate di Stasiun Kereta Api Tanjung Karang
View/Open
Author
NAUFAL, DZAKI ASNAWA
Date Published
22 Oct 2026
Advisor
Handy Purnama, S.T., M.T., Hadyan Arifin Bustam, S.T., M.T., Ir. Nurmagita Pamursari, S.T., M.T,
Subject
Teknik Perkeretaapian
Publisher
Kereta api merupakan moda transportasi massal yang mendukung mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi. Peningkatan kebutuhan perjalanan menuntut pelayanan yang cepat, aman, nyaman, dan efisien melalui digitalisasi sistem boarding. Stasiun Tanjung Karang sebagai stasiun utama di Provinsi Lampung membutuhkan pelayanan optimal. PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah menerapkan face recognition di sejumlah stasiun, seperti Stasiun Gambir, untuk meningkatkan efisiensi boarding. Oleh karena itu, penelitian ini menganalisis potensi penerapan face recognition di Stasiun Tanjung Karang, membandingkan sistem boarding, mengevaluasi kesiapan penerapan, serta mengusulkan penataan tata letak area boarding yang efektif, aman, dan sesuai regulasi. Penelitian ini menggunakan metode campuran (mixed methods) untuk memahami persepsi pengguna terhadap sistem face recognition. Hasil penelitian menunjukkan bahwa boarding konvensional di Stasiun Tanjung Karang membutuhkan waktu 10–20 detik per penumpang dengan 5–6 petugas, sedangkan Stasiun Gambir menggunakan face recognition dengan waktu 3–10 detik. Responden memberikan tanggapan positif dengan nilai mean 3,96. Berdasarkan kondisi eksisting, rancangan ulang tata letak boarding disusun dengan mempertahankan fungsi utama ruang dan menyesuaikan area boarding untuk mendukung penerapan face recognition..
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2610260016
Keyword
face recognition efisiensi pelayanan stasiun kereta api boarding gate.