(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Pengaruh Karakteristik Limbah Cair Tapioka dan Rasio Pengenceran Terhadap Kemampuan Chlorella vulgaris Dalam Bioremediasi dan Produksi Biomassa


Limbah cair tapioka (LCT) mengandung beban polutan organik dan nutrien yang tinggi sehingga berpotensi mencemari lingkungan perairan apabila tidak diolah secara optimal. Salah satu upaya pengolahan yang telah diterapkan adalah proses anaerobik melalui produksi biogas untuk menurunkan kadar polutan dalam limbah. Namun, limbah cair tapioka hasil proses biogas masih belum memenuhi baku mutu yang ditetapkan. Bioremediasi menggunakan Chlorella vulgaris menjadi alternatif pengolahan lanjutan yang berpotensi menurunkan beban pencemar sekaligus menghasilkan biomassa bernilai tambah. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh titik pengambilan limbah cair tapioka dan rasio pengenceran terhadap kemampuan Chlorella vulgaris dalam bioremediasi dan produksi biomassa. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan perlakuan karakteristik titik pengambilan limbah (inlet dan outlet) reaktor biogas dan rasio pengenceran 1:0, 1:1, 1:2, 1:3, dan 1:4. Parameter yang diamati meliputi chemical oxygen demand (COD), total dissolved solids (TDS), sianida, biomassa, dan analisis proksimat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan inlet rasio 1:0 memberikan hasil terbaik dengan penurunan COD sebesar 88%, TDS 56,39%, biomassa 1,75 g/L, serta kandungan protein 48,97%, karbohidrat 13,27%, dan lemak 10,12%. Penurunan sianida tertinggi diperoleh pada inlet rasio 1:2 sebesar 65,83%.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2610260011

Keyword
Bioremediasi Chlorella vulgaris Limbah cair tapioka