EVALUASI LANSKAP JALAN BERBASIS MASYARAKAT DI KELURAHAN KAYURINGIN JAYA KECAMATAN BEKASI SELATAN (STUDI KASUS JALAN KH NOER ALI)
Perkembangan kawasan perkotaan yang pesat mendorong
meningkatnya kebutuhan ruang publik, salah satunya pada koridor
Jalan K.H. Noer Ali di Kelurahan Kayuringin Jaya, Kota Bekasi, yang
memiliki posisi strategis sebagai kawasan transit dan pusat aktivitas.
Namun, kondisi eksisting koridor masih menghadapi berbagai
permasalahan seperti suhu termal yang relatif panas, keterbatasan lebar
dan kontinuitas jalur pejalan kaki, distribusi vegetasi yang belum
merata, pencahayaan yang belum optimal, serta adanya titik genangan
air. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi lanskap jalan pejalan
kaki berdasarkan persepsi dan preferensi masyarakat serta menyusun
arahan penataan secara berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan
metode kombinasi (mixed methods) kuantitatif dan kualitatif melalui
inventarisasi tapak berbasis metode LaGro, Importance Performance
Analysis (IPA), serta pendekatan Participatory Landscape Appraisal
(PaLA) dengan prinsip Human-Centered Design (HCD) yang
mencakup aspek desirability, feasibility, dan viability. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa kriteria kenyamanan dan keamanan
penyeberangan menjadi prioritas utama penanganan yang harus segera
diperbaiki. Konsep "Kalimalang Transit Garden" disarankan untuk
dikembangkan
sebagai
koridor
hijau
multimodal
yang
mengintegrasikan continuous pedestrian shade, safe crossing network,
serta transit and pocket rest melalui koordinasi lintas sektor yang
melibatkan pemangku kepentingan terkait.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2610250007
Keyword
Human Centered Design (HCD) IPA Lanskap Jalan PaLA