Suksesi Komunitas Ikan Karang pada Area Transplantasi Karang di Kawasan Perairan Ekowisata Cuku Nyinyi Pesawaran Lampung
Ekosistem terumbu karang merupakan habitat penting bagi ikan karang
dan organisme laut lainnya, sehingga rehabilitasi melalui transplantasi
karang berpotensi memengaruhi struktur komunitas ikan. Penelitian ini
bertujuan mengetahui perubahan struktur komunitas ikan karang tahun
2024–2025 serta kondisi lingkungan perairan pada area transplantasi
karang di Ekowisata Cuku Nyinyi, Pesawaran, Lampung. Pengamatan
dilakukan pada delapan stasiun menggunakan Underwater Visual
Census (UVC) untuk komunitas ikan dan Underwater Photo Transect
(UPT) untuk tutupan karang hidup. Struktur komunitas dianalisis
berdasarkan indeks keanekaragaman, keseragaman, dan dominansi,
hubungan kelimpahan ikan dengan tutupan karang menggunakan
korelasi Pearson, serta pola keterkaitan komunitas menggunakan
Correspondence Analysis (CA). Hasil menunjukkan komunitas
didominasi ikan mayor, terutama famili Pomacentridae, dengan
komposisi 68,5% ikan mayor, 28,2% ikan target, dan 3,3% ikan
indikator pada 2024, yang berubah menjadi 96,2%, 3,6%, dan 0,2%
pada 2025. Keanekaragaman menurun dari 1,09–2,36 menjadi 0,263–
0,812, disertai peningkatan dominansi pada sebagian besar stasiun.
Tutupan karang hidup berkisar 15,00–69,20% pada 2024 dan 12,30–
60,00% pada 2025. Kelimpahan ikan berkorelasi positif dengan tutupan
karang pada 2024 (r = 0,659; p = 0,076) dan 2025 (r = 0,757; p = 0,030),
dengan hubungan signifikan pada 2025. Perubahan komposisi ikan dan
tutupan karang menunjukkan adanya perkembangan struktur komunitas
yang berpotensi berkaitan dengan proses suksesi, tetapi tahapannya
belum dapat ditetapkan secara definitif karena periode pengamatan
hanya mencakup dua tahun.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2610250002
Keyword
Ikan Karang Struktur Komunitas Struktur Komunitas Suksesi Transplantasi Karang Tutupan Karang Cuku Nyinyi