(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Etnobotani Tumbuhan Pekarangan Desa dan Pinggir Kota di Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan


View/Open

Author
KARTINI, TAMBA

Date Published
06 Oct 2026

Advisor
Yeni Rahayu, S.Si., M.Si.,
Yopi Haryandi, S.Pd., M.Sc.,

Subject
Biologi

Publisher


Pekarangan rumah bagi masyarakat pedesaan berperan dalam memenuhi berbagai kebutuhan, seperti pangan, sumber obat keluarga, ruang hijau, dan ekosistem yang menjaga kelestarian tumbuhan lokal. Modernisasi berpotensi mengubah peran pekarangan bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menginventarisasi keanekaragaman tumbuhan pekarangan dan menganalisis pemanfaatannya di wilayah pedesaan dan pinggir kota di Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan. Observasi tumbuhan dan wawancara semi-terstruktur dilakukan terhadap pemilik pekarangan rumah di tujuh desa yang dipilih secara purposive sampling. Hasil penelitian menginventarisasi 217 spesies tumbuhan yang tergolong ke dalam 63 famili, baik yang sengaja ditanam maupun yang tumbuh liar. Sejumlah 180 spesies (64 famili) ditemukan di pekarangan pedesaan, dan 158 spesies (59 famili) ditemukan di pekarangan pinggir kota. Peran dan kegunaan tumbuhan pekarangan terbagi menjadi empat kategori, yaitu estetika (tanaman hias), pangan, obat, dan kegunaan komersial. Tumbuhan pekarangan yang paling sering digunakan oleh masyarakat adalah Persea americana (UVS = 0,395), dengan kategori kegunaan antara lain pangan, dijual, dan obat. Keterkaitan tumbuhan dengan budaya pengobatan tercermin pada masyarakat pedesaan. Tiga jenis tumbuhan dengan nilai ICS tertinggi, yaitu Kumis Kucing (Orthosiphon aristatus), Kunyit (Curcuma longa), dan kelor (Moringa oleifera). Bagian tumbuhan yang paling sering digunakan adalah daun, yang diolah dengan cara direbus dan diminum pada dosis “secukupnya”, digemari masyarakat karena dianggap praktis dan efektif. Pengetahuan terkait tumbuhan pekarangan sebagai obat diwariskan dari orang tua ke generasi berikutnya secara lisan. Hasil analisis di pedesaan dan pinggir kota belum menunjukkan adanya perubahan peran pekarangan. Namun, spesies yang digunakan pada setiap kategori penggunaan menunjukkan pergeseran pengetahuan masyarakat tentang tumbuhan pekarangan.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2610230041

Keyword
Biodiversitas; Budaya; Etnobotani; Konservasi/ Bio