(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Isolasi Senyawa Metabolit Sekunder Dari Kulit Batang Tumbuhan Cinnamomum iners Sebagai Antibakteri Terhadap Staphylococcus aureus


View/Open

Author
Hartanti,

Date Published
21 Oct 2026

Advisor
Dr. Hawa Purnama Celala Ary Cane, S.Si.,
Aditya Ayuwulanda, S.Pd., M.Si.,

Subject
Kimia

Publisher


Resistensi antimikroba pada S. aureus mendorong pencarian agen antibakteri baru dari bahan alam, salah satunya kulit batang C. iners yang digunakan secara tradisional oleh masyarakat Gayo Lues. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi golongan metabolit sekunder, mengevaluasi aktivitas antibakteri ekstrak dan fraksi terhadap S. aureus, serta mengisolasi dan menentukan struktur senyawa murni dari kulit batang tersebut. Serbuk simplisia sebanyak 2.000 g dimaserasi dengan metanol dan menghasilkan ekstrak kasar. Ekstrak kasar dipartisi bertingkat menggunakan n-heksana dan etil asetat. Uji fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak dan fraksi mengandung alkaloid, terpenoid, fenolik, dan flavonoid, sedangkan steroid tidak terdeteksi pada seluruh sampel. Uji difusi cakram pada konsentrasi 10 mg/mL menghasilkan zona hambat 11,95 ± 2,19 mm (ekstrak metanol kasar), 12,65 ± 1,45 mm (metanol partisi), 11,35 ± 1,53 mm (etil asetat partisi), dan 9,07 ± 0,29 mm (n-heksana partisi), dibandingkan klindamisin sebesar 17,37 ± 0,66 mm. Fraksi etil asetat dipilih untuk pemisahan karena rendemennya tertinggi dan profil metabolitnya paling beragam. Fraksinasi dengan kromatografi cair vakum dan kromatografi kolom gravitasi, dilanjutkan pencucian dengan etil asetat dan aseton, menghasilkan isolat C5 sebanyak 0,4200 g berupa kristal putih dengan satu noda pada KLT (Rf 0,22). Analisis ¹H-NMR, ¹³C-NMR, DEPT-135, HSQC, dan HMBC mengarahkan isolat C5 pada p-menthane-1,2,4-triol, suatu monoterpenoid monosiklik (C₁₀H₂₀O₃). Isolat ini menghasilkan zona hambat 13,45 ± 0,17 mm terhadap S. aureus pada 10 mg/mL, yang termasuk kategori kuat.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2610230030

Keyword
Cinnamomum iners Antibakteri p-menthane-1,2,4-triol monoterpenoid Staphylococcus aureus NMR